logo

01/04/19

Sebut Golput Jangan jadi Warga Negara Indonesia, Mega Termakan Omongannya Sendiri

Sebut Golput Jangan jadi Warga Negara Indonesia, Mega Termakan Omongannya Sendiri

NUSANEWS - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyebut orang-orang yang golput pada Pemilu 2019 sebagai kelompok pengecut. Megawati meminta orang yang bersikap golput tidak usah menjadi warga negara Indonesia.

Menurutnya, kelompok golput tidak memiliki pendirian dalam berpolitik. Megawati menyampaikan hal itu di depan ribuan peserta Rapat Umum PDI Perjuangan di GOR Pandawa, Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Itu artinya tidak punya harga diri, kalau mau golput jangan jadi warga negara Indonesia," kata Megawati, Minggu (31/3/2019), dilansir CNN Indonesia.

Presiden RI kelima itu mengatakan setiap orang yang tidak mau memilih pemimpin berarti tidak menjalankan kewajibannya sebagai warga negara yang baik.

Pernyataan Mega ini justru bertolak belakang dengan omongannya sendiri ketika dulu belum berkuasa.

Saat Pemilu 1997, Mega menyatakan tegas tidak akan menggunakan hak pilihnya. Mega juga mempengaruhi loyalisnya untuk golput.

Berikut video omongan Mega yang diunggah ke twitter,




Ditengarai Pilpres 2019 menjadi ancaman bagi capres 01 yang diusung PDIP. Sejumlah survei merilis Jokowi-Amin akan kalah jika angka golput tinggi.

Kebanyakan yang memilih golput adalah eks pendukung Jokowi di pilpres 2014 yang sekarang kecewa dengan kepemimpinan sang petahana. Jokowi dianggap tidak konsisten dengan janji-janjinya saat mencalon presiden 2014 silam.

Eks pendukung Ahok, pasangan duet Jokowi di pilgub DKI 2012 juga kecewa dengan pilihan cawapres Jokowi, Maruf Amin yang berperan mengantarkan Ahok ke penjara dalam kasus penistaan agama. (*)

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...