logo

08/04/19

Prabowo Subianto Sebut Banyak BUMN Dirampok

Prabowo Subianto Sebut Banyak BUMN Dirampok

NUSANEWS - Capres 02 Prabowo Subianto menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini sedang dirampok. Meski sudah banyak temuan, namun tak ada tindak lanjutnya.

Hal itu diungkapkannya pada pidato kebangsaan di depan ribuan pendukungnya di Stadion Kridosono Kota Jogjakarta, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Senin (8/4). “Saya muak dengan ulah elite yang jahat di Jakarta itu, selalu bohong kepada rakyat. BUMN-BUMN kebanggaan kita, milik rakyat, Garuda, Pertamina, PLN, semua dirampok, Saudara-Saudara sekalian,” tukas Prabowo yang disambut dengan keriuhan dukungan para peserta yang hadir.

Temuan sudah ribuan yang ada di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prabowo mengatakan sudah ada ribuan temuan. “Bung, buktinya adalah ada di BPK. BPK mengumumkan ada belasan ribu temuan, tidak ada tindak lanjut. Mana buktinya? (Bukti) Ndasmu,” katanya.

Prabowo sendiri mengawal pidato kebangsaan yang digelar itu dengan mengutip kalimat dari salah seorang pendiri bangsa, Soekarno. Yakni ketika berpidato di depan pengadilan Belanda pada 1930 silam. “Pergerakan pemberontak dan lain sebagainya lahir bukan karena hasutan kaum intelektual. Pergerakan akhir adalah alamiah karena penderitaan rakyat yang tak tertahankan,” kata Prabowo.

Dikatakan pula saat ini negara sedang sakit. Ketidakadilan telah terjadi sangat parah di negeri ini. “Segelintir orang menguasai kekayaan ratusan juta bangsa Indonesia. Negara kita sedang sakit, ibu Pertiwi sedang diperkosa, dan hak rakyat sedang diinjak-injak segelintir orang yang seenaknya saja merusak negeri ini,” ujarnya.

Ia juga menyebut, para pejabat saat ini sedang rusak. Gubernur, bupati seharusnya melayani rakyat tapi yang terjadi sebaliknya. “Banyak yang lupa. Gubernur, bupati harus melayani rakyat, bukan ngancam rakyat, ngancam kepala desa,” ucapnya.

Prabowo menutup pidato kebangsaannya dengan menyapa para pendukungnya dari Kabupaten Gunungkidul, DIJ. Belasan orang sengaja datang ke lokasi kampanye terbuka itu dengan berjalan kaki.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...