logo

07/04/19

PBB Poros Mekah Sesalkan Yusril Bongkar Chat Habib Rizieq

PBB Poros Mekah Sesalkan Yusril Bongkar Chat Habib Rizieq

NUSANEWS - Ketua Steering Commitee PBB Poros Makkah, Ahmad Yani, menyesalkan tindakan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra karena 'membongkar' chat Habib Rizieq Syihab yang meragukan keislaman capres Prabowo Subianto. Yani menyinggung soal etika berkomunikasi.

"Saya kira yang pertama yang harus dilihat itu kan kalau kita mengenal etik ya, etik dalam berdialog, etik dalam rapat, hal-hal yang bersifat komunikasi, bersifat privat itu tidak boleh kita buka ke publik. Jadi apa yang dikemukakan oleh Bang Yusril, saya agak menyesalkan juga," ujar Yani di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4/2019).

Yani tak mau berspekulasi soal siapa yang benar dan salah antara Yusril dan Habib Rizieq. Namun, baginya, Habib Rizieq cenderung benar. Ia lalu kembali menyinggung soal etika Yusril.

"Ada yang namanya etik. Kalau kita menyatakan, wartawan aja, (misal) 'ini off the record', kan nggak boleh wartawan menyampaikan seperti itu. Nah, sama juga 'dialog saya dengan si ini kok disampaikan'. Itu menunjukkan terhadap kedewasaan," tuturnya.

Yani menyarankan Yusril lebih banyak diam dan bertafakur daripada memantik perselisihan. Menurut Yani, tidak seharusnya sesama organisasi masyarakat itu berkonfrontasi.

"Kalau saya, saya tidak mungkin akan berhadapan dengan lembaga-lembaga sosial, ormas keagamaan, saya nggak akan mungkin, atau dengan civil society. Nggak mungkin. Yang harus berhadapan itu ya dengan rezim atau dengan kekuasaan," ucap Yani.

"Masa oposisi dengan masyarakat? Kan nggak pernah ada seperti itu. Mungkin Bang Yusril, kalau menurut saya, lebih condong sikap sebagai intelektual dan ilmuwan, bukan sebagai politisi," imbuhnya.

Sebelumnya, Habib Rizieq menyanggah pernyataan Yusril soal dirinya yang ragu akan keislaman Prabowo, dalam video yang ditayangkan di channel YouTube Front TV pada 1 April 2019. Menurut Habib Rizieq, apa yang disampaikan oleh Yusril itu tidak benar.

"Itu adalah bohong itu tidak benar. Jadi selama dua tahun, saya hanya pernah komunikasi dengan Pak Yusril, satu kali. Itu dua tahun lalu. Dulu belum ada soal pencapresan. Belum ada koalisi," kata Habib Rizieq.

Yusril dan PBB kemudian bergerak, menyangkal pernyataan Habib Rizieq. Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono menggelar konferensi pers khusus di Hotel Cipta Pancoran.

"Di dalam video itu disebutkan bahwa Prof Yusril melakukan kebohongan perihal keislaman salah satu capres pada percakapan yang dilakukan dengan Habib. Saya ingin katakan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya," tutur Sukmo di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta, Rabu (3/4).

Yusril pun turut mengirimkan screenshotpercakapannya yang disebut dilakukan dengan Habib Rizieq. Dalam percakapan lewat aplikasi WhatsApp itu, Rizieq meragukan keislaman Prabowo sehingga memerlukan cawapres yang berlatar belakang ulama.

Tak hanya itu, Habib Rizieq juga menyebut lingkaran Prabowo banyak yang 'Islamophobia'. Prabowo disebut Rizieq terjebak dengan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sedang propaganda melawan politik Islam yang disebutnya sebagai 'politik integritas' beraroma SARA. Itu yang kemudian dianggap sebagai salah satu sebab kandasnya cawapres ulama.

"Itu tulisan Rizieq sendiri dalam WA yang jejak digitalnya bisa dijadikan bukti yang sangat sulit untuk dibantah. Pembicaraan telepon Yusril dan Rizieq tidak ada rekamannya, tetapi komunikasi via WA di atas telah cukup menunjukkan bahwa Habib Rizieq yang menuding Yusril berbohong, ternyata dia adalah SI RAJA BOHONG yang sesungguhnya," tutur Yusril.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...