logo

10/04/19

Mantan Jubir Gus Dur Sindir Nusron Cs: Rezim ini Bawa NU Keluar Khitah, Lahir Generasi Muda NU Beruang!

Mantan Jubir Gus Dur Sindir Nusron Cs: Rezim ini Bawa NU Keluar Khitah, Lahir Generasi Muda NU Beruang!

NUSANEWS - Saat Gus Dur mengembalikan Nahdlatul Ulama (NU) ke Khitah, lahirlah generasi muda NU yang berjuang. Saat rezim ini membawa keluar NU dari Khitah, lahirlah generasi muda NU beruang atau pragmatis. Nama-nama generasi pragmatis itu tercatat di KPK, salah satunya politisi Golkar Nusron Wahid.

Kesimpulan itu disampaikan mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid, Adhie M Massardi. Ketua Umum Perkumpulan Swing Voters Indonesia ini menyebut sejumlah nama generasi muda NU yang pragmatis. Di antaranya, Romahurmuziy, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Imam Nahrowi, dan Nusron Wahid.

“KUALAT KHITAH ● saat GusDur kembalikan NU ke Khitah lahirlah generasi muda NU yang berjuang. Umam Wiranu, Khoiri, Cak Anam, dll. Saat rezim ini bawa keluar NU dari Khitah, lahirlah generasi muda NU beruang (pragmatis). Nama-nama mereka tercatat di KPK. Romi, Imin, Imam, Nusron, dll. Hmm,” tulis Adhie di akun Twitter @AdhieMassardi meretweet tulisan bertajuk “Pengacara: Bowo Sidik Siapkan 400 Ribu Amplop, Nusron Wahid 600 Ribu.”



Senada dengan @AdhieMassardi, akun @SuaraWarganet juga mengaitkan Nusron dengan kasus Romahurmuziy. @SuaraWarganet mengingatkan kembali penegasan Tuan Guru Bajang (TGB) menyebut Joko Widodo dikelilingi “orang-orang baik”.

“Romy dan Nusron adalah sosok-sosok lingkaran pertama Jokowi. Kata TGB, Jokowi dikelilingi "orang-orang baik". #17AprilPrabowoPresidenRI,” tulis @SuaraWarganet.

Nama Nusron Wahid disebut tersangka kasus suap anggota DPR dari Golkar Bowo Sidik Pangarso. Bowo Sidik menyebut Nusron memintanya untuk menyiapkan ratusan ribu amplop untuk serangan fajar Pemilu 2019.

Terkait pengakuan Bowo Sidik, Nusron sudah membahtah hal itu. Namun di sisi lain, banyak kalangan mendesak KPK untuk segera memeriksa Nusron Wahid. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta penyidik KPK segera memeriksa Nusron Wahid.

"Tuh, Bowo Pangarso cuma orang suruhan. Pengakuan Bowo harus ditindaklanjuti oleh KPK, dan harus segera periksa Nusron wahid sebagai orang yang memerintahkan Bowo untuk mengumpulkan uang dari BUMN untuk serangan fajar di Jawa Tengah," ucap Arief (10/04). Arief juga mendorong Bowo Sidik Pangarso mengungkap pihak lain yang terlibat dalam penyiapan 400 ribu amplop itu.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...