logo

22/04/19

Madura 'Milik' Prabowo-Sandi, La Nyalla Ngeles Ditagih Janji Potong Leher

Madura 'Milik' Prabowo-Sandi, La Nyalla Ngeles Ditagih Janji Potong Leher

NUSANEWS - La Nyalla Mahmud Mattalitti angkat bicara terkait kalimat ‘potong leher’ yang diungkit lagi jika pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf kalah di Madura.

Menurut Ketua MPW Pemuda Pancasila Jatim ini, tantangan tersebut bukan ditujukan untuk kubu Prabowo-Sandiaga maupun orang Madura, melainkan untuk internal kader dan anggotanya.

"Saya memimpin beberapa organisasi dan yayasan. Ada Pemuda Pancasila, Kadin, KONI, dan milik saya Yayasan La Nyalla Academia, dan itu sudah berkiprah selama 20 tahun di Jatim, saya memiliki kader,” kata La Nyalla dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Senin (22/4).

Kader La Nyalla, lanjutnya, tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim termasuk juga ada di Madura.

Nah, tantangan potong leher merupakan bahasa dan cara berkomunikasi di kalangan kader dan internal anggotanya.

"Salah satunya adalah bahasa tantangan kepada mereka. Supaya mereka tahu kalau saya totalitas dan tidak main-main. Kalau saya secara khusus menantang orang Madura buat apa? Saya punya kader dan anggota sendiri di Madura. Saya juga punya keluarga di Madura. Anak saya, Ketua Sapma Pemuda Pancasila Jatim, juga berdarah Madura,” tegasnya yang juga Ketua Kadin Jatim ini.

Bagi La Nyalla, bahasa komando itu diinstruksikan kepada para kader dan anggotanya. Yang bukan kader anggota saya, ya tidak perlu ikut komentar,” pungkasnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...