logo

03/04/19

Jumhur Hidayat: Jiwa Revolusioner Ada Pada Prabowo-Sandi

Jumhur Hidayat: Jiwa Revolusioner Ada Pada Prabowo-Sandi

NUSANEWS - Aktivis buruh Moh Jumhur Hidayat kembali mengingatkan tentang ajaran Trisakti Bung Karno yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan harus dijalankan.

Sebab menurut Jumhur, dalam era global yang semakin menggila bisa membuat pemimpin suatu bangsa terjebak pada pragmatisme akut yang berbahaya bagi kelangsungan hidup bangsanya sendiri.

Bila secara ekonomi dan budaya suatu bangsa telah dikuasai oleh kekuatan asing, maka penguasaan wilayah hanya tinggal selangkah lagi.

"Atas dasar pertimbangan itulah maka gagasan Trisakti Bung Karno tetap relevan pada era global ini. Trisakti Bung Karno adalah suatu gagasan visioner jauh ke depan yang harus menjadi obsesi bagi siapapun pemimpin Indonesia," tegasnya.

Jumhur melihat kekhidmatan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto yang tinggi untuk meningkatkan pertahanan dalam menjaga kedaulatan politik dan teritorial serta obsesinya ingin menyejahterakan rakyat tanpa harus bergantung secara mutlak pada kekuatan asing, adalah visi yang menegaskan akan dilaksanakannya Trisakti Bung Karno.

Sementara cawapresnya Sandiaga Uno yang berlatar belakang ekonomi, mengetahui langkah-langkah teknis dan taktis untuk melaksanakan gagasan besar itu. Ditambah lagi dengan keinginan Sandiaga mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya adiluhung bangsa.

"Artinya, dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Indonesia itu harus pararel dengan pengembangan ekonomi kreatifnya. Dengan kata lain, budaya bangsa bukan dijadikan sebagai realitas saja tetapi juga menjadi aktualitas," ujar mantan kepala BNP2TKI ini. 

Di samping gagasan orisinal dari Prabowo-Sandi, Jumhur juga melihat bahwa para pejuang yang berada di sekitar pasangan ini di antaranya ekonom senior Rizal Ramli dan Rachmawati Sukarno Putri serta para kader partai pendukungnya, memiliki daya intelektualitas tinggi dan pengalaman dalam tempaan perjuangan di atas rata-rata.

"Karena itulah maka saya yakin bahwa pelaksanaan Trisakti Bung Karno akan dapat diwujudkan," ujarnya optimistis. 

Karena keyakinan itulah, ia mengajak para aktivis di berbagai organisasi pergerakan yang dulu pernah bergabung dalam Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) agar bersama-sama memenangkan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 17 April 2019 nanti.

Ia percaya gagasan melaksanakan Trisakti Bung Karno pada era sekarang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang berjiwa revolusioner.

"Saya melihat jiwa revolusioner itu ada pada Prabowo-Sandi, bersama orang-orang yang dekat dengan pasangan ini," imbuhnya.

Harapan dia, semakin banyak kekuatan revolusioner yang bersatu dalam kubu Prabowo-Sandi, sehingga bila kelak berkuasa, pasangan ini benar-benar melaksanakan gagasan Trisakti Bung Karno dengan bersungguh-sungguh.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN Untuk Like dan Follow sosial media dibawah ini agar bisa mengetahui berita terbaru Nusanews.

Komentar Pembaca

loading...