logo

13/04/19

Di Konser Putih Bersatu, Kondisi Toilet GBK Menjijikan, Petugas: Pengunjung Gak Ngerti Cara Nyapu Kotoran

Di Konser Putih Bersatu, Kondisi Toilet GBK Menjijikan, Petugas: Pengunjung Gak Ngerti Cara Nyapu Kotoran

NUSANEWS - Hari masih pagi, Sabtu (13/4/2019), tetapi ribuan relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang menghadiri Konser Putih Bersatu telah ramai memenuhi Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Namun sayang, kurangnya kesadaran para relawan menjaga kebersihan menyebabkan toilet GBK sangat kotor dan tampak menjijikkan.

Diberitakan Wartakota, toilet yang kotor dan menjijikkan itu terletak di luar stadion, tapi masih di area Komplek Stadion GBK Senayan, tepatnya di seberang Zona Kuning.

Pada bagian luar toilet, para relawan terlihat membuang sisa bekas kemasan makanan dan puntung rokok sembarang.

Pemandangan tersebut semakin parah ketika memasuki area toilet pria yang terletak persis di sebelah musala.

Lantai toilet yang berkeramik putih itu terlihat becek penuh lumpur. Sementara pada bagian sudut pun dipenuhi tisue bekas pakai yang sudah menjadi 'bubur'.

Namun, kondisi terparah terlihat pada closet toilet. Closet terlihat mampat penuh dengan kotoran. Air closet pun tergenang penuh hingga tercecer ke lantai.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian closet tidak dapat digunakan. Walau begitu beberapa pengunjung pria mengaku tetap memaksakan buang air besar karena sudah tidak tahan.

Sementara beberapa orang lainnya terpaksa menumpang di toilet perempuan yang berada persis di sebelahnya.

"Parah, kenapa bisa mampet begitu? Orang pada makan batu kali," celoteh seorang pria keluar dari toilet.

Ngga ngerti caranya

Sementara seorang petugas kebersihan GBK menyebut penyebab kotornya toilet karena toilet berada persis di gerbang luar sebelum memasuki GBK, sehingga dipenuhi pengunjung.

Selain itu, sebagian besar pengunjung tidak mengetahui cara membuang kotoran, sehingga kotoran menumpuk pada closet.

"Jadi kayaknya itu ada orang yang nggak ngerti caranya nge-flush (menyapu kotoran), padahal kan ada knopnya. Jadi begitu ditinggal, terus dipake lagi, kotoran numpuk sampai begitu. Kita juga serba salah, sudah berapa kali kita bersihin begitu (kotor) lagi," ungkap seorang petugas kebersihan.

"Ini kita juga pasang polibag setiap lima meter supaya nggak ada yang buang sampah sembarangan. Kita nyapuin dari subuh aja tapi masih banyak sampah," ungkapnya. (*)

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...