logo

13/04/19

BEM SI Demo di Depan Hotel Sultan Jelang Debat Pilpres Pamungkas

BEM SI Demo di Depan Hotel Sultan Jelang Debat Pilpres Pamungkas

NUSANEWS - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demonstrasi di depan Hotel Sultan, Jakarta, jelang debat pamungkas Pilpres 2019. Mereka menyampaikan aspirasi karena kedua paslon enggan menemui mereka.

"Kawan-kawan semua atas nama Aliansi BEM Indonesia. Kita kembali ke jalan, kita kembali bahwa pergerakan mahasiswa tidak akan mati. Begitu dikecewakan sudah jauh-jauh datang, tidak pantas kita tonton. Ketika diminta menemui mahasiswa saja tidak berani," kata Koordinator Pusat BEM SI, Muhammad Nurdiansyah, di lokasi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Pantauan detikcom, massa mulai demonstrasi pukul 18.30 WIB. Mereka demo tepat di seberang lobi Golden Ballroom Hotel Sultan, lokasi dimana debat kelima digelar.

Jumlah massa yang banyak memakan dua lajur Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Kondisi lalu lintas terpantau terjadi ketersendatan.

Aliansi BEM SI ini terdiri dari mahasiswa dari IPB, UI, UPI, Unsri, UNJ, UNY, Unpad, Politeknik TEDC Bandung, Akamigas Indramayu, Politeknik Bandung, STEI Tazkia, dan Politeknik Negeri Jakarta.

Massa punya lima poin tuntutan yang isinya menuntut penyelesaian kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan, mendorong supremasi hukum terhadap pelanggaran HAM berat, hingga menjamin kesejahteraan buruh dan petani. Mereka juga menuntut KPU-Bawaslu untuk menjaga netralitas Pemilu 2019.

Berikut 5 poin tuntutan BEM SI:

1. Mendesak presiden terpilih menyelesaikan kasus penyerangan Novel Baswedan dalam 100 hari kerja
2. Mendesak presiden terpilih untuk mendorong terselenggaranya pengadilan sebagai upaya penyelesaian kasus HAM berat masa lalu dalam 2 tahun masa kerja
3. Mendesak presiden terpilih untuk memperkuat ekonomi rakyat dengan menurunkan angka kemiskinan dibawah 5,7 persen dari jumlah penduduk selama 5 tahun masa jabatan
4. Mendesak presiden terpilih untuk menjamin kesejahteraan petani dan nelayan. Serta menyelesaikan segala konflik agraria si seluruh Indonesia
5. Mendesak kesejahteraan buruh dengan menyisakan tunjangan dan gaji pendidik dari anggaran 20 persen dari APBN pendidikan serta mengecam segala bentuk liberalisasi pendidikan tinggi.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN Untuk Like dan Follow sosial media dibawah ini agar bisa mengetahui berita terbaru Nusanews.

Komentar Pembaca

loading...