logo

31/03/19

Warga Papua Sebut Pemerintah Diskriminatif dalam Membangun Infrastruktur

Warga Papua Sebut Pemerintah Diskriminatif dalam Membangun Infrastruktur

NUSANEWS - Masyarakat Papua tidak puas dengan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah Presiden Joko Widodo terkait pembangunan infrastruktur. Demikian dikemukakan Theo Hasegem dari perwakilan rakyat Papua.

“Soal pembangunan atau tentang segala macam itu krisis, masyarakat Papua itu minim kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah Indonesia. Karena itu (pemerintah) sudah tidak bisa membangun kepercayaan lagi,” kata Theo di kantor Amnesty International di Jakarta pada Jumat (29/03/2019).

Banyak persoalan Papua yang hingga saat ini tidak ditemukan titik terang, kata Theo. Dia kemudian membeberkan kejanggalan yang dikeluhkan oleh masyarakat Papua terhadap pemerintah pusat.

“Terkait penyelesaian pelanggaran HAM, kemudian pembangunan tidak jalan segala macam. Pembangunan hanya jalan sedikit-sedikit, tetapi kewenangan infrastruktur, misalnya proyek-proyek besar itu diambil alih oleh pemerintah pusat, tidak berpihak kepada masyarakat, anak-anak asli Papua,” jelasnya.

Dia menilai kebijakan itu diskriminatif terhadap orang asli Papua. Padahal masyarakat Papua sendiri menyanggupi bila mereka diajak untuk kerja sama dalam hal pembangunan.

“Kalau itu diberikan kepada masyarakan asli Papua sendiri, ya bisa. Tetapi pemerintah pusat yang mengambil alih dan proyek-proyek PT yang dikirim ke sana dari pemerintah pusat, itu bagian diskriminasi juga terhadap orang asli Papua,” tegas Theo.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...