logo

30/03/19

Ma'ruf Amin Yakin Dipilih Milenial, BPN: Mimpi dan Berkhayal

Ma'ruf Amin Yakin Dipilih Milenial, BPN: Mimpi dan Berkhayal

NUSANEWS - Cawapres Ma'ruf Amin yakin lebih dipilih oleh kaum milenial. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menilai Ma'ruf Amin sedang bermimpi dan berkhayal.

"Kalau Kiai Ma'ruf mimpi kan boleh saja. Namanya orang mimpi dan mengkhayalkan boleh saja, itu hak beliau," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, kepada wartawan, Sabtu (30/3/2019).

Andre mengaku optimistis kaum milenial lebih memilih pasangan Prabowo-Sandi. Apalagi Sandiaga memiliki daya tarik bagi kaum milenial.

"Kami optimistis, milenial akan pilih Pak Prabowo dan Bang Sandi. Bang Sandi inspirasi banyak anak milenial. Siapa yang nggak kenal Bang Sandi? Merintis dari nol sampai akhirnya bisa jadi konglomerat, istri salehah dan anak, itu kan impian anak muda," jelas dia.

Selain itu, Andre mengatakan, Sandiaga berpenampilan milenial serta memiliki komunikasi yang nyambung dengan milenial. "Usia Sandiaga masih muda, yang mempunyai daya tarik bagi milenial daripada--maaf--Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf," ucap dia.

"Cara menggaet milenial, kita komunikasi harus nyambung, juru bicara BPN juga punya komunikasi yang nyambung dengan milenial, lalu influencer yang nyambung milenial dan punya program untuk milenial," tutur dia.

Ma'ruf sebelumnya yakin lebih dipilih oleh kaum milenial. Keyakinan itu muncul karena Ma'ruf merasa menawarkan masa depan yang lebih baik untuk masa depan Indonesia.

"Milenial ini menjadi rebutan. Ternyata Pak Jokowi dengan saya itu bisa lebih dipilih oleh mereka (kalangan milenial). Karena apa, karena punya harapan lebih untuk masa depan kepada bangsa ini," kata Ma'ruf setelah menerima dukungan dari Deklarasi Brigade Mahasiswa Jokowi-Ma'ruf Amin (JKMA) di Golden Sriwijaya Building, Palembang, Jumat (29/3/2019). Ribuan orang hadir dalam kegiatan tersebut.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...