logo

26/03/19

Jokowi Tegaskan Lagi Pendukungnya Harus Berani Lawan Hoax: Jangan Hanya Diam

Jokowi Tegaskan Lagi Pendukungnya Harus Berani Lawan Hoax: Jangan Hanya Diam

NUSANEWS - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo kembali menegaskan banyaknya berita hoax dan fitnah yang menyasar dirinya.

Diantaranya kabar yang menyebutkan jika dirinya menang di Pilpres 2019, maka di periode kedua kepenmimpinannya tidak boleh ada lagi yang mengumandangkan azan di Indonesia.

“Ada isu-isu Jokowi menang azan akan dilarang. Bohong,” tegasnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Senin (25/3/2019) malam.

Ia juga menegaskan bahwa pendampingnya adalah seorang ulama yang sekaligus menjadi pembantah isu miring tersebut.

“Ingat! Pendamping saya Kiai Haji Ma’ruf Amin, MUI. Ketua MUI,” tegasnya lagi.

Dalam kampanye terbuka di Serang, Banten, Minggu (24/3), Jokowi juga menegaskan hal tersebut.

Menurut suami Iriana itu, isu yang tersebar saat ini adalah cara politik kotor dan tidak beradab.

“Tidak mungkin kan saya dan Kiai Ma’ruf melarang azan? Ini adalah fitnah cara-cara politik yang tidak beretika, cara politik yang tidak bertatakrama,” tambahnya.

Untuk menepis isu hoaks tersebut Jokowi meminta seluruh pendukungnya untuk berani melawan kabar tersebur.

“Saudara-saudara harus berani melawan ini, merespons. Jangan hanya diam,” pungkasnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN Untuk Like dan Follow sosial media dibawah ini agar bisa mengetahui berita terbaru Nusanews.

Komentar Pembaca

loading...