logo

29/03/19

Jokowi Dilaporkan soal 'Calon Didukung Organisasi Itu'

Jokowi Dilaporkan soal 'Calon Didukung Organisasi Itu'

NUSANEWS - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pidato di acara deklarasi '10.000 Kelompok Pengusaha Pekerja Pro Jokowi' di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (21/3).

Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan Jokowi karena dinilai menyebarkan hoaks tentang lawannya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto. Pidato itu dinilai bisa memecah belah bangsa.

"Pak Jokowi menyampaikan pernyataan-pernyataan yang tampak jelas provokatifnya, yang pada pokoknya sebagai berikut, 'Silakan jam 10.00 pagi berangkat liburan, asalkan jam 08.00 mencoblos dulu. Jangan biarkan satu orang pun golput karena ini menentukan arah negara ke depan. Bapak, ibu, mau memilih yang didukung oleh organisasi-organisasi yang itu?'," kata pelapor dari ACTA, Dahlan Pido, lewat keterangan tertulis kepada CNNIndonesia.com, Jumat (29/3).

ACTA menyebut sejak mulai masa kampanye, Jokowi yang masih menjabat presiden malah kehilangan sisi kenegarawanannya. Jokowi seringkali dianggap berpidato yang mengkotak-kotakkan anak bangsa.

Terkait pidato tersebut, ACTA melaporkan Jokowo karena diduga melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf C dan D juncto Pasal 521 Undang-undang No. 17 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Pasal itu mengatur peserta pemilu dilarang menghina suku, agama, ras, antargolongan, dan peserta pemilu lainnya. Pelanggar diancam hukuman penjara maksimal dua tahun dan denda Rp24 juta.

"Perbuatan Pak Jokowi selaku capres yang di dalam kampanyenya telah menyampaikan suatu pernyataan provokatif dan secara tendensius menuduh tersebut, maka tentu saja tidak dapat dibenarkan," tutur Dahlan.

ACTA membawa video dan beberapa tangkapan layar media massa sebagai alat bukti pelaporan Jokowi.

"ACTA melaporkan pak Jokowi ke Bawaslu RI, agar diberikan teguran maupun diberikan sanksi hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku," tambah dia.

Sebelumnya, dalam acara deklarasi '10.000 Kelompok Pengusaha Pekerja Pro Jokowi' di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (21/3), Jokowi menyampaikan pidato agar masyarakat tidak golput.

Jokowi juga sempat melemparkan pernyataan kontroversial dengan melemparkan tuduhan tanpa alamat.

"Bapak, ibu mau, memilih yang didukung oleh organisasi-organisasi yang itu? Saya enggak nyebut, tapi sudah tahu sendiri kan? Inilah yang saya sampaikan arah bangsa ini ke depan akan sangat ditentukan pada tanggal 17 April," kata Jokowi.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...