logo

31/03/19

Ditanya soal Anggaran Pertahanan Militer, Prabowo: Ya Pilih Gue Jadi Presiden Dulu

Ditanya soal Anggaran Pertahanan Militer, Prabowo: Ya Pilih Gue Jadi Presiden Dulu

NUSANEWS - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto tak mau menjawab secara pasti saat ditanya soal anggaran pertahanan militer.

Hal itu tampak saat Prabowo selesai melakukan debat pilpres keempat seperti yang diunggah channel YouTube tvOneNews,Sabtu (30/3/2019).

Di antara para awak media, Prabowo mengatakan bahwa saat debat dengan Capres Joko widodo (Jokowi), ia tidak mengkritik soal TNI.

Prabowo mengatakan hanya ingin anggaran pertahan lebih ditingkatkan.

"Saya tidak mengkritik TNI, saya mau anggaran pertahan ditingkatkan," ujar Prabowo.

"Targetnya kira-kira akan menjadi berapa persen pak?," tanya seorang awak media.

"Ya gue belum jadi presiden," jawab Prabowo.

Jawaban itu kemudian mengundang tawa oleh sejumlah awak media di hadapan Prabowo.

Kemudian, Ketua Umum Partai Gerindra itu kembali menjelaskan terkait penghematan anggaran pertahanan.

"Jadi uang yang kita hilang dari kebocoran, saya hitung adalah kurang lebih Rp 1.000 triliun," ujar Prabowo.

"Nah kalau itu kita hemat, kita bisa pakai untuk perbaikan bangsa, lembaga pemerintah diperbaiki."

"Ini nanti ada uang kita harus tingkatkan anggaran pertahanan agar untuk jaga kekayaan kita, negara kita luas ya," imbuhnya kemudian.

Lantas, Prabowo ditanya kembali oleh seorang awak media terkait kisaran anggaran pertahanan.

Namun, pertanyaan itu tak dijawab secara gamblang oleh Prabowo.

"Kisarannya? Ya pilih gue jadi presiden dulu nanti," jawab Prabowo lantas meninggal para awak media.

Pernyataan itu juga disambut tawa oleh sejumlah orang di sekitar Prabowo.



Diberitakan dari Kompas.com, saat debat berlangsung, Prabowo menyampaikan kritik soal anggaran di bidang pertahanan militer Indonesia, Kamis (30/3/2019).

"Jadi masalah pertahanan Keamanan ini saya kira, maaf Pak Jokowi, mungkin Pak Jokowi dapat briefing yang kurang tepat," kata Prabowo.

Lalu, Prabowo membandingkan anggaran pertahanan Indonesia dengan Singapura.

"Jadi Rp 107 T itu 5 persen dari APBN kita, 0,8 persen dari GDP kita. Padahal Singapura anggaran pertahanannya itu 30 persen dari APBN mereka dan 3 persen dari GDP mereka," jelas Prabowo.

"Jadi mohon kita kaji pertahanan karena sangat penting. Kita tidak mau mengancam siapapun tapi pertahanan kita lemah," imbuhnya.

Diketahui, Capres Jokowi dan Prabowo menjalani debat keempat capres yang diselenggarakan di Hotel Shangri La, Jakarta, Minggu (30/3/2019).

Tema debat keempat yaitu ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...