logo

13/03/19

Balas Pidato Grace Natalie, Gerindra: PSI Itu Partai Pendukung Bupati Cirebon yang Ditangkap KPK

Balas Pidato Grace Natalie, Gerindra: PSI Itu Partai Pendukung Bupati Cirebon yang Ditangkap KPK

NUSANEWS - Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie di Medan, Senin (11/3) lalu sepertinya membikin panas telinga para politisi.

Bukan hanya dari kubu koalisi Jokowi-Ma’ruf, tapi juga dari kubu seberang, Prabowo-Sandi yang ikut angkat bicara terkait pidato mantan presenter telvisi itu.

Dalam pidatonya, Grace menyindir para partai nasionalis yang dinilainya bersikap acuh terhadap sikap anti korupsi dan toleransi.

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade pun angkat bicara.

Menurutnya, PSI kembali mencari sensasi belaka. Padahal faktanya tak punya prestasi soal anti korupsi dan sebagainya.

“PSI ini kan partai tak punya rekam jejak, partai tanpa prestasi. Jadi selalu butuh sensasi, makannya namanya PSI, Partai Sensasional Indonesia,” kata Andre kepada wartawan, Rabu (13/3).

Cara demikian ditempuh, lanjut Andre, karena PSI ingin mendapatkan perhatian dan publikasi gratis.

“Dia ingin mencari sensasi dan pemberitaan yang hot sehingga dapat publikasi gratis,” jelasnya.

Menurutnya, pidato Grace tak lebih dari sensasi untuk mendapat publikasi dan partainya dikenal orang. Jadi sebetulnya isi pidato itu tidak ada yang perlu dibahas.

“Karena tujuannya hanya nyari sensasi untuk dapet publikasi supaya partainya kenal orang, itu aja tujuannya Grace Natalie itu,” ujar Wakil Sekjen Partai Gerindra tersebut.

Jurubicara (BPN) Prabowo-Sandi tersebut justru mempertanyakan sumber dana kampanye PSI. Andre heran baliho kampanye PSI lebih banyak dari PDI Perjuangan, Golkar dan Gerindra.

“Ini partai anak muda kok tajir melintir, uangnya dari mana? Berani enggak buka-bukaan siapa bandarnya, siapa bohir nya?” tantangnya.

Karena itu, ia meminta publik agar lebih kritis.

“Citra-citra ternyata sok bersih sok-sokan anti korupsi sumbangannya dari konglomerat, ya siapa tahu dari konglomerat. Akhirnya takutnya ada deal-deal itu,” tuturnya.

Karena itu, Andre tak percaya gembar-gembor PSI tentang anti korupsi adalah perjuangan. Apalagi PSI partai pendukung Bupati Cirebon yang pernah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terlebih, kata Andre, PSI hanya bersorak sorak saja soal kepedulian terhadap toleransi umat.

“PSI itu partai pendukung Bupati Cirebon yang ditangkap KPK. Semua orang (partai) udah bekerja (di kampanye pemilu). PSI bisanya bersorak sorak doang,” pungkasnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...