logo

28/03/19

Andi Arief: Hotel Peninsula Tidak Merasa Sebar Foto Saya

Andi Arief: Hotel Peninsula Tidak Merasa Sebar Foto Saya

NUSANEWS - Politikus Partai Demokrat Andi Arief menegaskan, stasiun televisi TV One telah menyebarkan informasi keliru dan foto-foto yang menyudutkan dirinya.

Andi Arief menjelaskan, pihak manajemen Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat sudah memberi jawaban atas permintaan klarifikasi dan somasi yang dilayangkan pengacaranya.

"Terhadap mereka yang menyebarkan informasi keliru dan gambar-gambar yang sudah sangat menyudutkan saya dan menimbulkan asosiasi tertentu, pihak Hotel Peninsula merasa tidak melakukannya," kata Andi Arief di Jakarta.

Dalam surat tanggapan nomor 21A/03/MPH/2019 bertanggal 26 Maret 2019 itu, Peninsula menegaskan bahwa informasi dan gambar kejadian penangkapan Andi Arief yang beredar pada 4 Maret 2019 lalu bukan bersumber dari pihak manajemen hotel.

Disebutkan pula, informasi yang disampaikan oleh Elizabeth Ratna Sari selaku publik relation Manager pada hari itu, sekitar pukul 15.40 WIB, dilakukan Peninsula dalam rangka menegaskan kepada wartawan agar mencari informasi kepada pihak yang berwajib.

"Peninsula tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan informasi apapun terkait tindakan pihak berwajib terhadap tamu hotel Peninsula," begitu penggalan kutipan surat tanggapan pihak Peninsula yang diunggah Andi Arief melalui akun Facebooknya.

"Pihak TV One Jumat ini akan klarifikasi," imbuh Andi Arief.

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat itu menegaskan bahwa publik bisa berasumsi macam-macam dari foto-fotonya yang tersebar dan diberitakan TV One. Terlebih, foto-foto itu juga memuat wanita serta barang-barang lain saat penangkapan di hotel Peninsula.

Andi menerangkan segala jenis material yang berkaitan dengan tahap penyelidikan juga tidak boleh disebar. Pers pun, kata dia, tidak berhak memberitakan.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...