logo

21/02/19

Video Eks Gubernur Sulsel dan 15 Camat Dukung 01, Warganet: Waduh kok Kayak Preman

Video Eks Gubernur Sulsel dan 15 Camat Dukung 01, Warganet: Waduh kok Kayak Preman

NUSANEWS - Sebuah video yang diunggah oleh akun facebook Effeny Rahmat membuat geram pendukung capres 02 Prabowo - Sandi.

Dalam video yang diunggah Kamis, 21 Februari 2019 tersebut, tampak mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama 15 camat se-Kota Makassar memberikan dukungan kepada pasangan capres 01 Jokowi - Ma'ruf.

Berikut kutipan isi pernyataan mantan Gubernur Sulsel dan 15 Camat se-Kota Makassar:

"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Saya Syahrul Yasin Limpo dan seluruh Camat se-Kota Makassar.."

(Kemudian muncul  wajah para camat mengangkat jari telunjuk satu, beberapa camat mengenakan seragam ASN)

"Saya Camat Rappocini.. Mamajang... Ujung Tanah.. Tamalanrea.. Tallo.. Kepulauan Sangkarang... Biringkanaya... Makassar.. Manggala.. Bontoala Panakkukang.. Ujung Pandang..Tamalate..Mariso.. Wajo.."

“Kami semua bersumpah dan berjihad menyatakan keputusan tekad mendukung calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin untuk satu periode lagi menjadi presiden”

“Mari bersama-sama berjuang dan berjihad untuk nomor 01, Jokowi adalah presiden terbaik untuk kita semua. Dan masa depan untuk rakyat Indonesia”

“Kalau tidak pilih Jokowi saya yakin tidak akan menyesal. Jokowi-Ma’ruf. Harga Mati” teriak SYL bersama sejumlah camat

Aksi SYL bersama 15 Camat, yang notabene merupakan ASN, mendukung petahana secara terang-terangan, sampai saat ini tidak mendapat sanksi apapun dari pihak Bawaslu.

Hal ini memicu kemarahan warganet.

@panca66: Waduh, kok Camat kayak preman semua ikut dukung2 capres. Udah bubar aja deh pemilu

@uppik_zahra: Jelas banget kl mantan gub udah kena PHP ama jkw. Gak usah diviralkan berita ini. Warga makassar 80% dukung paslon 02. Lagian camat paling di warkop mainnya. #RakyatRinduPemimpinJujur



SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...