logo

10/02/19

Kejamnya Bapak Tiri, Perkosa Puterinya Usai Iming-imingi Motor Baru dan Uang Rp50 Ribu

Kejamnya Bapak Tiri, Perkosa Puterinya Usai Iming-imingi Motor Baru dan Uang Rp50 Ribu

NUSANEWS - Polsek Sungai Pinang meringkus MS. MS ditangkap di kediamannya di jalan poros Samarinda-Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara.

Penangkapan terhadap MS berkat laporan LA (33) merupakan istri siri dari MS. Dia diduga telah melakukan perbuatan tidak senonoh kepada puterinya, YR (13).

Sang ibu, LA curiga lantaran kerap melihat putrinya, YR dipeluk. Bahkan, MS kerap dilihatnya mencium putrinya itu dengan kasar.

LA pun curiga. LA mengorek sendiri keterangan dari YR. LA menanyakan apa saja yang pernah dilakukan ayah tirinya tersebut kepadanya. LA terkejut saat mulut putri kecilnya yang masih duduk di kelas 6 SD itu berucap. Kepada ibu kandungnya itu, YR mengaku pernah disetubuhi MS. Bahkan hingga 2 kali.

“Kami menerima laporan dari ibu kandung korban (YR, Red) kalau anaknya telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh bapak tirinya. Anggota langsung bergerak mencari keberadaan MS. Yang bersangkutan kami tangkap di kediamannya,” kata Wawan, Kamis (7/2).

Begitu diamankan, MS langsung digiring ke Mapolsek untuk dimintai keterangan. Saat diinterogasi, MS selalu mengelak pebuatan pencabulan yang dituduhkan kepadanya.

Namun, keterangan yang disampaikan MS tak dapat langsung menghentikan proses penyidikan yang tengah berjalan. Terlebih dari pengakuan YR sendiri, yang menceritakan perlakuan bejat sang ayah tiri itu kepada polisi.

Dijelaskan, YR tinggal bersama ibu kandungnya dan MS, sejak ibunya menikah secara siri usai bercerai dengan ayah kandungnya. Selama tinggal bersama bapak tirinya tersebut, YR sering mendapat perlakuan tidak senonoh. Perlakuan itu diterima YR saat ibunya tidak berada di rumah.

Di bawah ancaman dan rayuan maut, MS berhasil melucuti satu persatu pakaian YR di kamar tidurnya. Perbuatan bejat itu terjadi sebanyak 2 kali, sejak Agustus 2018 lalu.

“Sejak ibu dan bapaknya bercerai, korban tinggal di rumah bersama ibu dan bapak tirinya. Korban mengaku menerima tindak pelecehan seksual oleh bapak tirinya. Perlakuan itu berlangsung di rumah ketika ibu korban sedang pergi keluar. Selama ini, korban selalu di bawah ancaman pelaku,” terang Wawan.

Wawan menyebut, untuk bisa melampiaskan nafsunya, MS memberikan janji atau iming-iming kepada YR. Perbuatan pertama YR berjanji membelikannya sepeda motor, dan perbuatan kedua MS menjanjikan uang Rp 50 ribu kepadanya. Namun, semua itu tidak pernah terbukti.
Dengan iming-iming dan ancaman itulah, kehormatan YR berhasil direbut YR. Perbuatan itu terjadi sekitar bulan Agustus 2018.

Pihaknya tetap memproses kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur itu. Saat ini, pihaknya juga telah memeriksa saksi pelapor dan juga korban. Korban juga telah dilakukan visum et repertum. MS juga sudah diamankan.

“Barang bukti yang sudah kita amankan adalah baju gamis biru, celana dalam kuning dan kaos dalam milik YR. Dan untuk MS kita sangkakan telah melanggar pasal 81 ayat (1) dan (2), pasal 82 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun pencara,” pungkas Wawan.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk bisa tahu berita terbaru Nusanews, silahkan Like dan Follow sosial media dibawah ini:

Komentar Pembaca

loading...