logo

23/02/19

‘Jangan Biarkan Pemimpin Soleh yang Bersama Ma’ruf Didzolimi Manusia Kufur’

‘Jangan Biarkan Pemimpin Soleh yang Bersama Ma’ruf Didzolimi Manusia Kufur’

NUSANEWS - Juru bicara TKN Joko Widodo – Maruf Amin, Irma Suryani membuat tandingan puisi doa Neno Warisman. Judulnya ‘Bermunajat bagimu Indonesia’. Bait per bait puisi itu membalas puisi Neno pada malam Munajat 212 lalu.

Puisi doa Neno sendiri menjadi perbincangan publik karena berisi ‘ancaman’ kepada Allah SWT, bahwa jika Prabowo Subianto – Sandiaga Uno tidak menang di Pilpres 2019, maka tidak ada lagi yang menyembah-Nya.

Sementara Irma Suryani mengakui puisi yang baru dibuat, sengaja untuk membalas puisi doa Neno. “Buat Neno Warisman dan penggemarnya tentu,” ujar Irma kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).

Dalam salah satu bait puisinya, Irma menyebut pemimpin yang soleh bersama Ma’ruf agar tidak dizolimi manusia kufur.

Selengkapnya, inilah isi puisi Irma Suryani:

Bermunajat bagimu Indonesia

Wahai yang Maha Memiliki, 
Hamba bermunajat sepenuh hati karena Iman, karena ikhlas dan karena ingin mendapat kemurahan hati-Mu,

Ampunkan kami ya rabb, jika ada yang mengatasnamakan munajat untuk mendikte-Mu bahkan mengancam-Mu

Duhai yang Maha Rahman dan yang Maha Rahim, 
Kuasa-Mu atas segala kami serta semesta alam yang Kau ciptakan, tolong ampuni manusia yang berusaha “mengancam-Mu” hanya karena dunia.

Sebaik-baik umat yang mencintai-Mu dan Mengimani Engkau adalah yang pandai mengaji dan mampu menjadi imam sholat setidaknya bagi keluarganya, jika dia pemimpin tentu bagi makmumnya.

Ya Mujib pengabul semua doa, 
Tak kan kami tumpahkan air mata kami hanya untuk dunia, 
Tapi akan kami tumpahkan air mata kami hanya untuk akhirat.

Wahai dzat yang membolak balik kan hati (Ya muqollibal quluubi ) beri mereka yang mengancam-Mu hidayah, beri mereka ilmu dan balik kan hati mereka se-bersih bayi. 
Agar mereka berhenti menebar
Benci dan kotor hati.

Ya Al Wadud ..
Jangan Engkau biarkan pemimpin yang sholeh dan yang bersama dengan Ma’ruf didzolimi oleh manusia manusia yang kufur nikmat, 
Manusia manusia yang menebar kebencian dan pemutus silaturahim sesama umat hanya karena beda pilihan.

Ya Malik…
Hanya Engkau ber “HAK” atas semua yg Engkau ciptakan 
Dan tidak boleh ada satupun yang mengambil HAK-Mu atas keputusan-Mu. 
Dia yang pandai memimpin sholat dan Beliau yang Bertauziah untuk umat, beri kami rezeki-Mu ya Rabb.

Diberitakan sebelumnya, puisi doa Neno Warisman di panggung Munajat 212 di Monas, Jakarta, Kamis (21/2/2019), menjadi gunjingan publik.

Bukan lantaran aksinya yang memukau, tapi puisi doanya yang dianggap memaksa dan mengancam Allah SWT.

Dalam puisi doa yang diberikanya judul ‘Allahu Akbar’ itu, terdapat sebuah kalimat yang menjadi sorotan publik.

Puisi doa itu sendiri diawali dengan pekikan ‘Allahu Akbar’. Tak ada hal yang janggal pada bait pertama dan beberapa bait-bait berikutnya.

Namun tepat pada bait ke-10, kalimat yang ia ucapkan bernada ancaman. Yang cukup mengejutkan adalah, ancaman itu ia tujukan kepada Allah SWT.

Berikut petikan puisi doa Neno Warisman:

Namun, kami mohon jangan serahkan kami pada mereka yang tak memiliki kasih sayang pada kami dan anak cucu kami

Dan jangan, jangan Engkau tinggalkan kami dan menangkan kami

Karena jika Engkau tidak menangkan

Kami khawatir ya Allah, kami khawatir ya Allah, tak ada lagi yang menyembahMu

Demikian bunyi puisi doa tersebut. Tak heran, publik pun tak terima dengan ucapan perempuan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Sukses Prabowo-Sandi itu.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...