logo

13/02/19

Fahri Hamzah: Irman Gusman Korban Konspirasi Penjebakan

 Fahri Hamzah: Irman Gusman Korban Konspirasi Penjebakan

NUSANEWS - Kasus dugaan suap impor gula di Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) yang menimpa mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman dinilai penuh kejanggalan. Irman bahkan dianggap sebagai korban konspirasi.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai kasus Irman telah memperkuat tentang tesisnya yang menyatakan bahwa ada malpraktik proses hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

”Pak Irman adalah korban dari konspirasi, ada pengintipan yang terus-menerus dan para pengintip mendapat kesempatan untuk menjebak atau membuat beliau dalam situasi yang layak dijadikan tersangka," tegas Fahri dalam rekaman video yang diputar di acara diskusi publik bertajuk ‘Eksaminasi Terhadap Perkara Irman Gusman’ di Grand Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

Untuk itu, Fahri menegaskan bahwa kasus hukum yang menimpa Irman tidak layak dilanjutkan. Terlebih ada aroma kuat tekanan politik dari awal hingga vonis kasus itu.

"Sistem membenarkan segala cara, tujuan menghalalkan segala cara itulah yang merusak KPK dan merusak sistem hukum kita," tegasnya.

Dalam kasus ini, Irman dinyatakan terbukti melanggar Pasal 12 huruf b UU 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Mantan Senator asal Sumatera Barat inipun divonis penjara selama 4,5 tahun. Dia juga diwajibkan membayar denda sebanyak Rp 200 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Tak terima dengan vonis itu, Irman pun mencoba memperjuangkan hak hukumnya hingga ke ranah Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA). [ian]


© NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk bisa tahu berita terbaru Nusanews, silahkan Like dan Follow sosial media dibawah ini:

Komentar Pembaca

loading...