logo

10/02/19

Difitnah Anti-Islam, Jokowi: yang Teken Hari Santri Siapa?

Difitnah Anti-Islam, Jokowi: yang Teken Hari Santri Siapa?

NUSANEWS - Presiden Joko Widodo mengaku sudah cukup bersabar dengan sebaran fitnah dan isu hoax yang selama ini dialamatkan kepadanya. Kini saatnya, ia harus membantah, memberikan penjelasan, tapi tidak marah.

Jokowi mengungkapkan, selama empat tahun ke belakang dirinya membiarkan dan memilih diam terkait berbagai serangan fitnah dan isu hoax kepada dirinya.

Namun empat tahun itu sudah dirasa dirinya cukup bersabar. Akan tetapi, ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak marah meski mendapat serangan-serangan dimaksud.

Demikian disampaikan Jokowi di sela-sela pembagian surat keputusan sertifikat perhutanan sosial, di Wana Wisata Poklan, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019).

“Ini saya ngomong ya, bukan marah,” tegasnya di depan ribuan petani penggarap dari sejumlah daerah di Jabar.

Ia menuturkan, sudah cukup kenyang mendapat serangan fitnah dan hoax. Mulai dari isu PKI, anti Islam sampai disebut sebagai antek Asing.

“Katanya kriminalisasi ulama, anti Islam. Sekarang saya tanya, yang tanda tangan hari santri siapa? Yang siapkan BLK di pesantren siapa?,” tuturnya.

Sebagai bantahan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkap keberhasilan pemerintah dalam akuisisi sejumlah sumber-sumber kekayaan alam yang sebelumnya dikuasai negara lain.

“Ada Blok Rokan. Ada Freeport, itu akhir Desember kemarin. 51 persen sudah dikuasai oleh kita,” tegasnya.

Ia pun mengeluhkan anggapan berbagai pihak bahwa upayanya menyampaikan klarifikasi itu dianggap bahwa dirinya marah.

“Nggak benar itu. Ini karena pilpres, jadinya saya ngomong terus dibilang marah, terus jadi masalah. Kan repot,” keluhnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo membagikan Surat Keputusan sertifikat perhutanan sosial atas 13.900 hektare lahan garapan.

Belasan lahan garapan tersebut diberikan kepada sebanyak 8.900 kepala keluarga. Masing-masing petani penggarap mendapatkan 1,5 hektare.



SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk bisa tahu berita terbaru Nusanews, silahkan Like dan Follow sosial media dibawah ini:

Komentar Pembaca

loading...