logo

29/01/19

Ustadz Somad Sebut Salah Satu Syarat jadi Imam adalah Ganteng, Warganet Heboh

Ustadz Somad Sebut Salah Satu Syarat jadi Imam adalah Ganteng, Warganet Heboh

NUSANEWS - USTAZ Abdul Somad atau UAS mengunggah panduan atau kriteria dalam memilih pemimpin atau imam.

Melalui akun media sosial atau medsosnya, Ustaz Abdul Somad mengunggah tiga atau 3 kriteria menjadi imam.

Kriteria menjadi imam atau pemimpin yang diunggah di akun instagram Ustaz Abdul Somad dikutip dari sebuah kitab yang ditulis Jawahir Al Iklil.

Dari tiga kriteria menjadi pemimpin itu, salah satu di antaranya adalah penampilannya yang ganteng.

Di samping itu, kriteria lainnya adalah ahlaqnya yang baik serta lebih bagus pakaiannya.

Secara berurutan, kriteria pemimpin atau menjadi imam seperti dibagikan tautannya oleh akun UAS adalah sebagai berikut:

1. Lebih tua.

2. Lebih baik nasabnya.

3. Lebih ganteng.

4. Lebih berahlaq.

5. Lebih bagus pakaiannya.

@ustadzabdulsomad:

وقال المالكية : يقدم بعد الاسن الاشرف نسبا ثم الاحسن صورة ثم الاحسن اخلاقا ثم الاحسن ثوبا
من كتاب جواهر الاكليل جزء ١ صفحة ٨٣

Menurut Mazhab Maliki: Yang lebih tua lebih dikedepankan jadi imam, kemudian yang lebih baik nasabnya.

Kemudian yang lebih ganteng, kemudian yang lebih berakhlaq, kemudian yang lebih bagus pakaiannya. (Sumber: Kitab Jawahir al-Iklil, Juz 1, hal. 83)

Untuk nyindir imam mushalla kami. Tidak berlaku untuk yang lain.
starmyung
knapa yang komen jadi ke arah politik?



Komentar Warganet Terkait Postingan UAS

Sejumlah warganet atau netizen heboh menanggapi status Ustaz Abdul Somad tersebut.

Netizen mengomentari postingan UAS tersebut dan mengaitkan status itu dengan Pilpres 2019.

Inilah komentar sejumlah netizen atau warganet terkait postingan Ustaz Abdul Somad atau UAS tersebut.

waroeng_djosenan: Assalamualaikum pak ustad @ustadzabdulsomad .mau tanya ustad,apabila imamnya seorang peminum baik arak/bir hukumnya bagaimana pak ustad.terimakasih

krisna_prawira_diarja: @tarieahyu kalo saya sejahtera saya gk minta ganti presiden

rhia_erfi: @hana_ramadhani_hana_rahmat lu aja yg baper...sikit2 politik

novyta_ketty: @hana_ramadhani_hana_rahmat beliau @ustadzabdulsomad menyampaikan mazhab imam maliki kenapa jadi lari ke politik

sjh2109: @zuhri_menawan_m.pd hahahaa benerrr wajib ganteng

gummya08: Ditempat kami, imam harus dibayar ustadz... Tiap habis sholat, kami harus ngumpulin duit buat mambayarnya.. Padahal banyak yg mumpuni, tapi segan mau naik jadi imam karena imam yg kami bayar adalah pak RT dan marah kalau posisi dia sebagai imam digantikan.

tarieahyu: @krisna_prawira_diarja pantes brow ya dah selamat berjuang mudah2 dg ganti peresiden hidup sampaan lebih sejahtra.amin tapi poto2 di ig nya bagus2 loh nunjukin sampan itu sejahtra.

bornfreeeonekiss2: @fathul_bari28 kode dari UAS ya itu captionya

mad_rfan: indonesia mayoritas mazhab syafi'i

ardybluesaritonang: @hana_ramadhani_hana_rahmat kecebong baperan

akhtauraidan: Rendah hati kali lah

rabithbith: @hana_ramadhani_hana_rahmat cebong kepanasan

alvailra: @hana_ramadhani_hana_rahmat cebong nyasar

iedanursiddah: Kegantengan juga jadi kriteria buat seorang imam ya...??

esbesicules92: @darwinsicowokresek emg jaenudin gak pernah hoax? Esemka apa kabar bro?? Ustad2 yg anda maksud mencaci sesama muslim itu ustad yg mana?? Ustad junjungan lu abu janda??? Gak ada bilang bubar, ada kata "akan" itu sebuah kekhawatiran terhadap negara jika pemimpin nya masi seperti sekarang ini.. yg jelas status keluarga nya ada, silsilah nya juga,. Trus junjungan lu tes DNA brani?? Akal sehat hanya berada d barisan ulama yg banyak umat..

rahmat_aritonang: @caknur_rizky yg blg gak bisa jdi im siapa? Imam kok Al pateka

parvatyrahmania: @hana_ramadhani_hana_rahmat Ih ngatur2 org nyuruh gak usah ikut campur... Justru krn dia ustadz tau agama harus jd pedoman buat org mw milih siapa. Agama Islam itu mencakup semua, belajar lagi, jeng

aangsabani69: @takiflawless tau dr hatinya

asepfakhri: In syaa Allah faham ustadz

mhmdrfhnf: @takiflawless lah lau siapa? kenal gara. jangan sksd ah~

Seperti diketahui Pemilihan Umum Presiden atau Pilpres 2019 akan diikuti oleh dua pasangan Calon Presiden atau Capres dan Calon Wakil Presiden atau Cawapres.

Dua pasangan Capres-Cawapres pada Pilpres 2019 adalah Joko Widodo dan KH Maruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Joko Widodo-KH Maruf Amin atau Jokowi-Maruf Amin memperoleh nomor urut 01.

Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno atau Prabowo-Sandi memperoleh nomor urut 02.

Jokowi-Maruf Amin diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Golkar, PPP, Partai Hanura, Partai Nasdem, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Prabowo-Sandi diusung oleh Partai Gerindra, PKS, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat.

Pilpres 2019 akan dilaksanakan pada 17 April 2019 bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif atau pileg.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...