logo

10/01/19

Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK Bukan Teroris tapi Kriminal Teror

Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK Bukan Teroris tapi Kriminal Teror

NUSANEWS - Rentetan teror bom di kediaman pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode M Syarif penuh kejanggalan.

Pasalnya, bila memang bom ditujukan untuk melukai dua pimpinan tersebut, pelaku seharusnya menyasar individu.

Menanggapi hal itu, pengamat teroris dari Forum Komunikasi Rakyat untuk Transparansi (FORSI), Berman Nainggolan menilai dua aksi teror di kediaman dua pimpinan KPK itu diduga bukan dilakukan kelompok teroris.

“Kalau ciri dan karakter bom yang digunakan teroris mengincar target banyak korban dan high explosive. Bukan dilempar ke dalam rumah,” kata Berman di Jakarta, Kamis (10/1).

Menurut Berman, bom yang dipakai teroris mayoritas biasanya mengandung bahan peledak jenis triacetone triperoxide (TATP).

“Bom teroris mudah dioperasikan dan diledakkan dengan cara sederhana. Cuma terkena panas bisa langsung meledak,” tuturnya.

Beda halnya dengan jenis bahan peledak trinitrotoluene atau TNT yang harus diledakkan dengan detonator.

Karena itu, Berman menyakini bom di rumah kedua pimpinan diduga pelaku cenderung pihak yang tak suka dengan KPK.

“Saya yakin pelaku, pihak yang tak suka dengan KPK dan coba melakukan psywar secara tak langsung ke kedua pimpinan KPK. Lebih ke tindakan kriminal umum,” ungkap Berman.

“Motifnya lebih ke kriminal teror bukan bentuk teror kelompok teroris. Jadi tak ada terkait motif ideologi di dalamnya. Penyidik harus sangat berhati-hati menyelidikinya,” ujarnya.

Seperti diketahui, di rumah Ketua KPK, Agus Rahardjo ditemukan satu benda diduga bom yang dibungkus dalam tas warna hitam dan digantungkan di pagar.

Benda yang diduga bom itu terdiri dari pipa paralon, detonator, sikring, kabel warna kuning, biru, oranye, paku ukuran 7 cm, serbuk diduga semen putih, baterai Panasonic Neo 9 Voll bentuk kotak dan tas warna hitam.

Sementara di rumah Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, barang yang diduga bom berbentuk seperti bom molotov.
Barang tersebut berupa botol bening berbentuk semacam lampu kneer alias sentir dan memiliki sumbu. Terdapat juga cairan di dalam botol tersebut.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...