logo

25/01/19

Tepis Inas, Said Didu: Saya Sebut Mobil Esemka Bohong Sejak 2012

Tepis Inas, Said Didu: Saya Sebut Mobil Esemka Bohong Sejak 2012

NUSANEWS - Mantan sekretaris BUMN, Said Didu, menepis pernyataan Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah soal kritik terhadap proyek mobil Esemka dilatarbelakangi rasa sakit hati lantaran dipecat dari jabatannya sebagai komisaris PT Bukit Asam Tbk. Said mengaku sudah mengkritik proyek mobil Esemka sejak 2012.

"Yang pertama, kalau menyatakan sakit hati itu pernyataan saya sudah bikin pada tahun 2012, bahwa proyek ini, mobil ini, tidak benar, 2012 itu. Karena saat itu semua orang ke sana. Saat itu saya sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Seluruh Indonesia. Dan saya sudah menyatakan mobil ini pasti tidak benar, bohong," kata Said saat dihubungi, Kamis (24/1/2019).

Said menjelaskan proyek mobil Esemka itu bohong karena Indonesia belum mempunyai teknologi untuk menghasilkan dua alat utama dalam mobil. Menurut Said, mobil Esemka itu juga seolah-olah dianggap sudah siap produksi, padahal Indonesia belum mempunyai tempat untuk pembangunan industri mobil.

"Satu ini kan seakan-akan sudah diproduksi, seakan-akan hasil karya dari Esemka atau bengkel yang membikin, padahal kita tahu persis bahwa tidak mungkin di Indonesia ini ada orang yang menghasilkan karya seperti itu karena saya tahu persis kemampuan teknologi kita untuk menghasilkan dua hal yang utama itu, sasis dan mesin itu, kita tidak miliki. Jadi pasti ini bohong," ujarnya.

"Yang kedua bahwa sudah menyatakan sudah diproduksi, sudah siap diproduksi dan saya tahu persis produksi untuk mobil itu berbeda, tidak mungkin memiliki. Karena saya nggak pernah dengar bahwa ada pembangunan industri mobil di Indonesia, itu tidak mungkin. Jadi saya menyatakan bahwa mobil karya ini pasti salah, gitu kan karena kita tidak punya paten teknologi untuk mesin," sambungnya.

Said menyebut kritiknya terhadap mobil Esemka itu terbukti. Dia mengatakan alat utama untuk mobil Esemka didapat dari China.

"Tahun 2012 saya menyatakan ini nggak benar dan boleh ditelusuri ini saya, jejak digital saya. Akhirnya terbukti mesinnya dan sasisnya dari China kan, terbukti kan bahwa itu bohong, itu kan tadi kebohongan ketiga bahwa dia menyatakan produksinya sudah siap. Nah sementara patennya milik siapa?" ujarnya.

Saat ditanya siapa yang berbohong mengenai proyek mobil ini, Said enggan membeberkannya secara jelas. Kata Said, banyak orang yang sudah berbohong soal proyek mobil Esemka itu.

"Saya kan menyatakan ini mobil program bohong, siapa yang berbohong saya tidak tahu. Kan banyak juga yang berbohong tentang Esemka," imbuhnya.

Said pun lantas mempertanyakan pernyataan Inas yang menyebutnya menebarkan kebohongan soal mobil Esemka. Dia juga menyinggung soal cawapres Ma'ruf Amin mengenai polemik ini.

"Karena kemarin calon wakil presiden, Oktober mau diluncurkan, iya kan? Jadi sebenarnya yang bikin hoax siapa?" ujarnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...