logo

08/01/19

Survei LSI soal Pileg: PDIP Teratas, Gerindra-Golkar Berebut Posisi 2

Survei LSI soal Pileg: PDIP Teratas, Gerindra-Golkar Berebut Posisi 2

NUSANEWS - Lingkasran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengeluarkan survei terbaru terkait elektabilitas partai politik (Parpol) di Pileg 2019. PDI Perjuangan, Gerindra dan Golkar di posisi tiga teratas.

Survei tersebut dilakukan sebanyak 5 kali mulai Agustus hingga Desember 2018. Survei dilakukan perbulan kepada 1.200 responden metode multistage random sampling. Wawancara tatap muka responden dengan kuisoner. Margin of error survei ini adalah 2,8%.

"PDIP, Gerindra dan Golkar di posisi tiga teratas. PDIP konsisten di urutan pertama dalam 5 kali survei," kata peneliti LSI Ardian Sopa di kantor LSI Graha 2 Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019).

LSI memprediksi PDIP akan memenangkan dalam Pileg 2019. Sedangkan Gerindra dan Golkar akan bersaing ketat untuk merebutkan posisi kedua.

"Gerindra dan Golkar bersaing ketat di posisi 2. Mengapa ini bisa terjadi? Gerindra konsisten di urutan dua karena Gerindra diuntungkan ada capres Pak Prabowo. Tapi Golkar masih mungkin bisa menyalip tapi perlu pendobrak atau big bang," ungkapnya.

Ardian juga mengatakan Parpol seperti Hanura, PKPI dan PBB tidak terdengar kiprahnya selama masa kampanye ini. Menurutnya, berdasarkan hasil survei peroleh angka ketiga Parpol itu berada di bawah 1 persen.

"Survei di Desember 2018, Hanura sebesar 0,6 persen, PBB sebesar 0,2 persen, PKPI sebesar 0,1 persen," sebutnya.

Berikut hasil survei elektabilitas 9 besar Partai Politik (parpol) mulai Agustus-Desember 2018:

PDIP

Agustus: 24,8 persen
September: 25,6 persen
Oktober: 28,5 persen
November: 25,4 persen
Desember: 27,7 persen

Gerindra

Agustus: 13,1 persen
September: 11,5 persen
Oktober: 11,3 persen
November: 14,2 persen
Desember: 12,9 persen

Golkar

Agustus: 11,3 persen
September: 10,6 persen
Oktober: 6,8 persen
November: 9,7 persen
Desember: 10 persen

PKB

Agustus: 6,7 persen
September: 5,4 persen
Oktober: 6,3 persen
November: 6,2 persen
Desember: 6,9 persen

Demokrat

Agustus: 5,2 persen
September: 3,7 persen
Oktober: 3,4 persen
November: 4,1 persen
Desember: 3,3 persen

PKS

Agustus: 3,9 persen
September: 4,1 persen
Oktober: 2,6 persen
November: 2,9 persen
Desember: 3,3 persen

PPP

Agustus: 3,2 persen
September: 3 persen
Oktober: 2,9 persen
November: 3,4 persen
Desember: 3 persen

NasDem

Agustus: 2,2 persen
September: 2,7 persen
Oktober: 3,1 persen
November: 2,7 persen
Desember: 3,3 persen

Perindo

Agustus: 1,7 persen
September: 1,4 persen
Oktober: 3 persen
November: 2,2 persen
Desember: 1,9 persen

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...