logo

11/01/19

Sumbangan Kampanye Jokowi-Ma’ruf dari Golfer Sangat Besar, KPU Harus Klarifikasi

Sumbangan Kampanye Jokowi-Ma’ruf dari Golfer Sangat Besar, KPU Harus Klarifikasi

NUSANEWS - Besarnya sumbangan dana kampanye pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf dinilai harus diklarifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU RI).

Pasalnya, sumbangan dari pihak ketiga untuk pasangan petahana itu harus dipastikan apakah sudah sesuai aturan atau tidak.

Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Karena itu, politisi dengan sapaan akrab HNW itu menilai sudah semestinya KPU membuka secara terang benderang tanpa ditutup-tutupi.

Siapa saja identitasnya, baik individu maupun perusahaan mana saja, yang menyumbang kedua pasangan capres dan capres yang berkontestasi dalam Pilpres 2019 ini.

“Saya kira memang sudah sangat seharusnya bila KPU memberikan klarifikasi,” terang Hidayat.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan, bahwa keterbukaan informasi KPU terkait penyumbang dana kampanye yang diterima setiap paslon adalah sesuai dengan aturan yang belaku.

“Kalau ternyata itu tidak sesuai, ya KPU dan Bawaslu sebagaimana dia biasa untuk mengoreksi perilaku yang sesuai dengan undang-undang ya,”

“Saya kira KPU dan Bawaslu penting untuk berlaku adil,” katanya.

Untuk diketahui, dalam temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebutkan, sebanyak 86 persen dari total sumbangan yang diterima Jokowi-Ma’ruf berasal dari komunitas Golfer TBIG dan TRG.

Masing-masing penyumbang itu menyetor dana untuk pasangan calon nomor urut 01 itu senilai Rp19,74 miliar dan Rp18,19 miliar.

ICW menengarai, dua perkumpulan golfer itu tidak lain adalah PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Teknologi Riset Global Investama (TRG).

Pemilik saham dari kedua perusahaan tersebut adalah Wahyu Sakti Trenggono yang tidak lain adalah Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...