logo

24/01/19

Ssttt… Ini Bukti Pernikahan Ahok dan Bripda Puput, Tak Bisa Dibantah Lagi

Ssttt… Ini Bukti Pernikahan Ahok dan Bripda Puput, Tak Bisa Dibantah Lagi

NUSANEWS - Setelah bebas dari Rutan Mako Brimob, Kamis (24/2019) hari ini, berseliweran berbagai kabar terkait mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Namun yang paling ditunggu dan meledak adalah kabar terkait rencana pernikahan Ahok dengan Bripda Puput Nastiti Devi.

Kabarnya, ia juga akan menjadi seorang mualaf untuk bisa menjadi suami polwan kelahiran Nganjuk, Jawa Timur itu

Akan tetapi, kabar pernikahan tersebut simpang siur. Akan tetapi, setelah bebas, kabar itu mulai mendekati titik terang.

Pasalnya, bukti yang ada di Disdukcapil sama sekali tak bisa dibantah lagi. Informasinya, keduanya akan menikah di Jakarta Barat

Kabar tersebut dibenarkan Lurah Pasir Gunung Selatan Depok Aslih Sinten. Aslih mengatakan dia telah meneken surat pengantar pernikahan atas nama Puput.

“Iya betul, surat pengantar untuk saudari Puput saya sudah tanda tangani 27 Januari 2019,” ujar Aslih di Depok, Jawa Barat, Kamis (24/1).

Ditambahkan Aslih, pihaknya telah melayangkan surat pengantar nikah ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jakarta Pusat.

“Iya kami sudah kirim surat pengantarnya ke Dukcapil Jakarta Pusat,” tutur Aslih.

Lebih lanjut, Aslih mengatakan dia tidak mengetahui tempat dan tanggal resepsi pernikahan Ahok dan Puput. Sebab, hal itu di luar kewenangan kelurahan.

“Enggak tahu ya kalau soal tanggal nikahnya. Cuma numpang nikah di Dukcapil Jakpus karena dia warga Depok,” demikian Aslih.

Sebelumnya, rencana pernikahan itu sendiri sudah dibenarkan salah seorang bibi Puput, Sri Wilujeng, kepada media beberapa waktu lalu.

Menurut Sri pihak keluarga sudah menerima seragam dari orangtua Puput yang akan dipakai saat prosesi pernikahan Puput dengan Ahok.

Pernikahan akan dilangsungkan pada 15 Februari 2019. Sri mengatakan administrasi pernikahan BTP dengan Puput akan diurus di KUA di Jakarta.

Pengacara Ahok, Teguh Samudra, yang dihubungi enggan memberikan kepastian. Namun ia menginformasikan selama di dalam penjara Ahok kerap didatangi ulama.

“Yang datang ada ulama, ada orang pesantren. Banyak,” kata dia.

Teguh enggan mendahuli Ahok. Soal apakah sudah memeluk Islam atau belum. Dia menyerahkan kepada kliennya untuk memberikan penjelasan langsung ke publik.

Selain untuk mengobrol, kata Teguh, maksud kedatangan para ulama membesuk adalah untuk mendoakan Ahok.

“Lihat saja nanti, itu kan rahmat atau hidayah dari Allah. Saya tidak akan menjawab saat ini,” katanya.

“Tapi mohon doanya saja semoga mendapat rahmat dan hidayat Allah untuk kehidupan terbaik buat Pak Ahok,” tukas Teguh.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...