logo

22/01/19

Saipul Jamil Gagal Bebas Tahun Ini

Saipul Jamil Gagal Bebas Tahun Ini

NUSANEWS - Penyanyi dan presenter Saipul Jamil dipastikan tak akan menghirup udara bebas tahun ini. Ini setelah Kuasa hukum dari penyanyi dangdut Saipul Jamil, Dedi Jaelani menyambangi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara bersama kakak Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah.

Kedatangan mereka dimaksudkan untuk menanyakan putusan PK (Peninjauan Kembali) yang justru memperberat hukuman Saipul Jamil.

"Kami mewakili keluarga besar Saipul Jamil menindaklanjuti progres isi daripada isi peninjauan kembali. Karena terkait masalah putusan di Jakarta Utara sendiri kan 3 tahun, kemudian jaksa tidak terima dan banding sehingga putusannya menjadi 5 tahun," papar Dedi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Gajah Mada

Merujuk ke pasal sebelum banding, vonis untuk Saipul Jamil adalah 3 tahun. Kemudian, hukuman Saipul Jamil ditambah 3 tahun karena kasus gratifikasi suap yang diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Sehingga, total vonis enam tahun.

"Kita sudah menjalani 2 per tiga (vonis) berarti empat tahun, kurang lebih 2 tahun sudah dijalani. Dapat remisi 10 bulan jadi mungkin 2 bulan ke depan persiapan kita untuk Saipul Jamil bisa bersama kita di luar, doakan saja," ungkap Dedi.

Sebelumnya, Saipul Jamil mengajukan PK ke MA terkait putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, yang membuat dirinya divonis lima tahun kurungan penjara, lebih berat dari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Namun, hal tersebut terpaksa menjadi angan Saipul Jamil. Pasalnya, pihak Mahkamah Agung menolak PK tersebut. Hal itu dikonfirmasi Humas Mahkamah Agung, Abdullah.

"Amar putusannya berbunyi gini, 'Menolak PK pemohon terpidana Saipul Jamil. Menetapkan putusan yang dimohonkan tetap berlaku' gitu," kata Kabid Humas Mahkamah Agung, Abdullah saat ditemui di kantornya di Jalan Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat.

"Kalau kita perhatikan putusan atas nama Saipul Jamil, mengajukan PK. Yang Diajukan PK adalah putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta," tambahnya.

Abdullah mengatakan bahwa dalam PK yang diajukan Saipul Jamil, yang bersangkutan meminta kepada MA untuk meninjau kembali putusan dari Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

"Bahwa Tanggal 15 maret 2017 agar putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dapat di tinjau kembali. Jadi Yang di PK putusan dari PT DKI Jakarta," ucap Abdullah.

Karenanya, pernyataan yang keluar dari MA menunjukkan ada kesalah pahaman dalam penilaian dari pihak Saipul Jamil mengenai putusan PK. Hingga dapat disimpulkan, dalam kasus pencabulan, Saipul Jamil menerima vonis lima tahun penjara, yang dijerat dengan pasal 82 UU Perlindungan Anak, serta pasal 290 dan 292 KUHP tentang pencabulan. Ditambah vonis tipikor 3 tahun, sehingga total hukuman Saipul Jamil menjadi 8 tahun penjara.(nov/ash)

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...