logo

09/01/19

Rendah di Survei LSI, PSI Sebut Elektabilitasnya Meningkat

Rendah di Survei LSI, PSI Sebut Elektabilitasnya Meningkat

NUSANEWS - Angka elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dibawah satu persen berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Ketum PSI Garce Natalie mengklaim saat ini elektabilitas partainya telah mencapai dua persen.

"Berdasarkan beberapa survei semisal SMRC, LRP, Y-Publica dan sebagainya saat ini PSI sudah dikisaran 1-2 persen. Dengan margin error antara 3 hingga 3,5 persen periode survei bulan Desember," ujar Grace saat dihubungi, Selasa (8/1/2019).

Grace mengatakan berdasarkan survei elektabilitas partainya meningkat dibanding sebelumnya. Hal ini menurutnya atas kerja keras calegnya dimasing-masing daerah pemilihan.

"Ini menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan periode sebelumnya, peningkatan ini merupakan buah kerja para caleg PSI yang bergerak di dapil masing- masing," kata Grace.

Cara PSI mempromosikan partainya dengan sikap modern, seperti perda anti syariah dan Kebohongan Award dianggap menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Grace mengatakan cara PSI merupakan sikap politik partainya, namun menurutnya hal ini seharusnya tidak berpengaruh dalam survei elektabiltas yang dilakukan LSI.

"Kontroversikan artinya ada pro dan kontra, ada yang setuju dan tidak setuju wajar saja dalam demokrasi dan ini merupakan sikap politik PSI," kata Grace.

"Tapi lucu juga kalau peneliti LSI mengatakan Kebohongan Award negatif untuk elektabilitas PSI. Kebohongan Award kami anugerahkan di bulan Januari survei LSI bulan Desember, survei itu memotret kondisi saat survei dilakukan bukan alat ramal atau ahli nujum," sambungnya

Namun, Grace mengatakan hasil survei yang ada mejadi penyemangat partainya untuk melakukan sosialisasi. Dia mengatakan saat ini partainya masih memilliki waktu untuk menaikan elektabilitasnya.

"Masih ada waktu 3 bulan untuk terus bekerja. Semua hasil survei ini menjadi penyemangat kami untuk semakin giat melakukan sosialisasi di masyarakat," tuturnya.

Sama halnya dengan Grace, Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan berdasarkan survei lembaga lain pihaknya mendapatkan kenaikan elektabilitas. Toni mengatakan kondisi politik saat ini sangat dinamis, dia optimis partainya dapat terus meningkatkan elektabilitas.

"Survei Y Publika menyebut elektabilitas PSI mengalami kenaikan signifikan di angka 2,6 persen. Berdasarkan survei ETOS, elektabilas PSI sebesar 1,7%, survei indEX menyebut elektabilitas PSO 1.2% dan survei Lembaga Riset Publik (LRP) juga menyebut 1.2%," kata Toni.

"Semua hasil survei akan kami pelajari, namun perlu diingat pula bahwa survei adalah potret elektabilitas hari ini. Dalam politik yang dinamis dan undecided voters yang masih tinggi apapun bisa terjadi sampai April, kami tetap optimis," sambungnya.

Selain PSI terdapat tiga partai lain yang memiliki elektabilitas di bawah satu persen. Berikut hasil survei perolehan elektabilitas parpol baru:

Perindo

Agustus: 1,7 persen
September: 1,4 persen
Oktober: 3 persen
November: 2,2 persen
Desember: 1,9 persen

PSI

Agustus: 0,2 persen
September: 0,2 persen
Oktober: 0,2 persen
November: 0,9 persen
Desember: 0,1 persen

Berkarya

Agustus: 0,1 persen
September: 0,4 persen
Oktober: 0,2 persen
November: 0,1 persen
Desember: 0,1 persen

Garuda

Agustus: 0,1 persen
September: 0,2 persen
Oktober: 0,2 persen
November: 0 persen
Desember: 0,2 persen

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...