logo

10/01/19

Prabowo-Sandi Bakal Prioritaskan Infrastruktur Pedesaan dan Pertanian

Prabowo-Sandi Bakal Prioritaskan Infrastruktur Pedesaan dan Pertanian

NUSANEWS - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno akan melanjutkan pembangunan infrastruktur jika terpilih bersama Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Infrastruktur di sektor pertanian dan perdesaan menjadi prioritas karena selama ini kedua sektor tersebut dinilai belum dibangun dengan baik.

Sandiaga mengatakan, pembangunan infrastruktur tetap penting untuk mendorong ekonomi Indonesia. Prabowo dan Sandiaga tidak akan menurunkan porsi pembangunan infrastruktur bahkan akan meningkatkannya.

Hanya saja, ia akan lebih memprioritaskan infrastruktur di beberapa sektor, seperti pertanian dan perdesaan yang belum dibangun dengan baik. Padahal, kedua sektor tersebut cukup penting. “Saya lihat banyak infrastruktur yang perlu kami bangun, bukan hanya di perkotaan maupun di jalan-jalan utama,” kata Sandiaga.

Jika terpilih, ia akan lebih fokus kepada perencanaan dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pemerintah saat ini masih lemah dalam bidang perencanaan ketika membangun infrastruktur. Alhasil, banyak infrastruktur yang dinilai belum tepat sasaran. “Ini yang perlu kita telaah dengan hati-hati,” kata Sandiaga.

Perencanaan Belum Matang

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said menambahkan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah saat ini lebih mengarah kepada pendekatan politik. Sudirman menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih mengutamakan acara-acara seremonial pembangunan infrastruktur.
Padahal, banyak perencanaannya yang belum matang.

Dia mencontohkan hal tersebut seperti terjadi pada proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. Pemerintah pada 2016 telah melakukan groundbreaking terhadap proyek tersebut, meski masih ada permasalahan lahan yang mengganjal.

“Terlalu kelihatan seolah-olah agenda pembangunan ekonomi itu dikaitkan dengan agenda Pemilu. Supaya bisa menjadi upacara peresmian, maka dipaksa selesai lebih cepat,” kata Sudirman.

Ia pun menilai pemerintah tidak menggunakan pendekatan teknokratik dalam membangun infrastruktur. Alhasil, banyak infrastruktur yang dibangun tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Karenanya, Prabowo-Sandiaga ke depan bakal lebih menggunakan pendekatan teknokratik. Ini bakal dilakukan dengan menyiapkan perencanaan strategis yang matang dalam setiap pembangunan infrastruktur. Prabowo-Sandiaga akan melibatkan para ahli dan akademisi. “Dengan begitu politisasi berlebihan itu bisa dikurangi,” kata Sudirman.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...