logo

25/01/19

Politisi Demokrat Beri ‘Gelar Baru’ untuk Jokowi

Politisi Demokrat Beri ‘Gelar Baru’ untuk Jokowi

NUSANEWS - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai pernyataan Presiden Joko Widodo soal penegakan hukum di Indonesia tidak sesuai fakta. Ia pun menyebut calon petahan di Pilpres 2019 itu sebagai raja retorika.

Melalui akun twitternya, Ferdinand menyinggung masalah penegakan hukum yang tidak sesuai harapan publik.

“Saya harus katakan, Jokowi memang raja retorika,” tulisnya dalam akun Twitter @Ferdinand_Haean, Kamis (24/1/2019).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) retorika berarti seni berpidato yang muluk-muluk dan bombastis.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat itu menilai bahwa Jokowi pantas disebut raja retorika karena apa yang disampaikannya soal penegakan hukum di Indoesia tidak sesuai fakta.

Justru, rezim Jokowi permisif terhadap pelaku korupsi. Dia mencontohkan, terpidana korupsi skandal Bank Century Robert Tantular yang menerima remisi penahanan 77 bulan.

“Otak pembunuhan wartawan dan otak pembunuhan almarhum Nasrudin juga diberi grasi,” jelas Ferdinand menambahkan contoh kasus.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...