logo

21/01/19

Polisi Diminta Usut Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di Blora

Polisi Diminta Usut Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di Blora

NUSANEWS - Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Kabupaten Blora, pasangan calon Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno meminta Bawaslu dan aparat kepolisian mengusut tuntas beredarnya tabloid Indonesia Barokah yang menyudutkan paslon presiden nomor urut 02.

Bendahara BPN Blora, Susetyo Budi Santoso mengaku, tabloid tersebut merugikan Paslon Prabowo-Sandi.

“Bawaslu dan polisi harus usut yang menyebarkan, karena jelas merugikan Paslon Prabowo-Sandi. Apalagi penyebarannya di masjid-masjid, tidak etis. Info yang kami terima redaktur dan legalitas media tidak jelas”, kata Budi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat (20/1).

Ketua DPD PKS Blora tesebut mengaku, akan segera berkoordinasi dengan Bawaslu terkait temuan puluhan eksemplar tabloid tersebut. Dirinya juga meminta agar aparat kepolisian bisa bertindak cepat dengan melakukan sweeping dibeberapa masjid.

“Dalam waktu dekat, akan koordinasi dengan Bawaslu, dan polisi agar ada sweeping tabloid tersebut. Karena jelas meresahkan. Karena riilnya di Blora yang dukung Prabowo-Sandi juga banyak,” tandasnya.

Komisioner Bawaslu Blora, Sugie Rusyono mengaku, masih menemukan tabloid tersebut beredar di beberapa masjid. Ada 62 eksemplar tabloid yang sudah diamankan jajarannya dan kemungkinan jumlah ini bisa terus bertambah.

“Iya ada temuan lagi, tersebar di empat masjid di Kecamatan Todanan, masing-masing masjid ada tiga tabloid, jadi total ada 12 tabloid yang kita temukan,” katanya.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...