logo

11/01/19

PDIP Tak Masalah Karangan Bunga Dianggap Kubu Prabowo Sindiran 'Supaya Mati'

PDIP Tak Masalah Karangan Bunga Dianggap Kubu Prabowo Sindiran 'Supaya Mati'

NUSANEWS - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) Kota Solo tak mempermasalahkan ucapan bernada sinis dari Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso. PDIP tetap akan mengedepankan rasa saling menghargai dan menghormati serta tidak akan membalas dengan tanggapan sinis.

"Kita memberikan ucapan selamat itu kan ndak ada persoalan. Karena kita ini dipesan sama mbak Mega (Megawati Soekarnoputri), kampanye yang santun, jaga persaudaraan, persahabatan, kerja yang baik, jangan saling mengecek. Ya kalau ditanggapi sinis enggak apa-apa," Ketua DPC PDIP Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kepada merdeka.com, Jumat (11/1).

"Wong kita niatnya baik, kita punya posko Mega Gotong Royong berdiri sejak 1999. Kalau Pileg, pilkada kita selalu buat posko," tambahnya.

Menurut Rudyatmo, karangan bunga yang dikirim PDIP ke Kantor Pusat BPN itu murni sebagai ucapan selamat. Hal tersebut sesuai arahan pimpinan partai yang berpesan untuk menjaga persaudaraan. Dia meminta jajarannya agar menanggapi persoalan tersebut secara bijaksana. PDIP, kata Rudyatmo memang sudah biasa mendapat perlakuan sinis.

"Oh tidak, biar sana sinis, saya dan teman-teman nggak sinis kok. Ini kan tingkatnya cuma di kecamatan. Saya nggak pernah ngajari anak-anak saya sinis dengan orang lain kok. Kita wajib saling menghormati dan menghargai. Nggak ada, kita nggak akan sinis juga dengan mereka. Kita disinisi biasa, PDIP kulino (sudah biasa) disinisi. Ditanggapi arif, bijaksana saja. Mereka tidak menganggap kita nggak apa-apa," jelasnya.

Sebelumnya menanggapi kiriman ucapan selamat tersebut, Djoko Santoso, justru tak menunjukkan rasa empati atau berterimakasih. Djoko bahkan menganggap karangan bunga itu sebagai bentuk ucapan kematian.

"Tidak apa-apa, itu menunjukkan peradaban yang dia pertontonkan, supaya kita mati, iya kan. Kita lihat saja, rakyat sudah pinter kok, sudah ada medsos, dan hape (handphone)," katanya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...