logo

08/01/19

Ormas Gelar Aksi di Asrama Mahasiswa Papua, Apa yang Diprotes?

Ormas Gelar Aksi di Asrama Mahasiswa Papua, Apa yang Diprotes?

NUSANEWS - Berbagai organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pecinta NKRI (AMPI) melakukan aksi damai. Mereka melakukannya di depan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Pacar Keling, Tambaksari.

Dalam aksinya, mereka menyuarakan penolakan peredaran buku-buku yang bersifat provokatif. Dalam aksinya, mereka membawa spanduk bertuliskan 'Aliansi Masyarakat Pencinta NKRI Menolak Makar di Kota Surabaya' dan juga poster bertulislan #jogosuroboyo #jogoindonesia dan Bonek Wani Save NKRI serta Hentikan Makar Di Kota Pahlawan.

Salah satu anggota ormas dari FKPPI Susi mengatakan para penghuni asrama ini sejak bulan Agustus sudah menyebarkan buku-buku yang bersifat separatis, baik itu melalui online maupun di kampus-kampus di Surabaya.

"Mereka mengedarkan buku yang bersifat provokatif, seperti ada buku, tabloid-tabloid yang diterbitkan setiap dua bulan sekali," kata Susi kepada detikcom, Selasa (8/1/2018).

Susi menyebut buku-buku tersebut sempat dijual di kampus. Namun setelah diusir, mereka berjualan di halaman kampus.

"Saat ini mereka membuka jaringan untuk menjual buku melalui online dan offline. Dalam buku-buku yang mereka jual mangajarkan tentang pemahaman mereka," ungkap Susi.

Aksi ini sempat diwarnai cekcok mulut. Saat massa ormas melakukan orasi, para penghuni asrama membunyikan musik dengan kencang. Akibatnya sempat membuat massa ormas sempat terpancing akan melakukan pelemparan batu. Polisi yang melihat itu langsung bertindak mencegah agar tak terjadi.

Salah satu orator sempat menyebutkan jika Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan bukanlah sebuah kedutaan.

"Ini bukan kedutaan. Jadi siapa saja bertemu tanpa harus dishooting atau dilarang," kata salah satu orator.

Aksi di Jalan Kalasan dijaga ketat oleh polisi dari Polrestabes Surabaya. Terlihat juga mobil water canon di lokasi.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...