logo

06/01/19

MKGR Nilai PSI Perkeruh Situasi Politik

MKGR Nilai PSI Perkeruh Situasi Politik

NUSANEWS - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan Kebohongan Award kepada Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief karena dianggap menyebarkan hoaks terkait adanya 7 kontainer surat suara Pilpres yang sudah tercoblos yang dikirim dari China. Sejumlah pihak ada yang mendukung dan juga kontra terhadap langkah PSI ini.

Ketua Umum DPP MKGR, Roem Kono, langkah PSI tersebut dapat memperkeruh situasi. Dia juga menilai penghargaan itu mengada-ada.

"Saya kira itu diserahkan pada pihak yang berwajib, kita jangan menambah-nambah, jangan mengada-ada, akhirnya suatu yang tidak perlu harus dilakukan akan menambah keruh. Kita kembali pada Pancasila saja, jangan seperti negara-negara yang sudah maju, bebas. Karena bangsa kita masih heterogen, baik itu dari masyarakat sendiri maupun para politikusnya," jelasnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (5/1).

"Saya tidak setuju. Kan bukan budaya kita. Kalau saling mengingatkan boleh, tapi jangan seolah-olah bangsa ini seperti permainan gitu ya. Permainan pingpong, pukul sana pukul sini," sambungnya.

Roem juga mengingatkan kepada para generasi muda agar tidak mudah terpancing dengan berita bohong. Hoaks, lanjutnya, bisa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat yang heterogen ini.

"Kita berharap generasi muda jangan terpancing dengan hoaks itu ya. Itu bukan merupakan kepribadian bangsa Indonesia, budaya kita," ujarnya.

"Itu bahkan jadi perpecahan di masyarakat, jadi sering memfitnah, kita harus jadi bangsa yang maju, bangsa yang produktif bangsa yang menikmati pembangunan jangan menghancurkan pembangunan," tutupnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...