logo

06/01/19

Mestinya KPU Respon Positif Keingintahuan Megawati Dan SBY

Mestinya KPU Respon Positif Keingintahuan Megawati Dan SBY

NUSANEWS - Sosialisasi visi-misi calon presiden dan wakil presiden yang batal difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) disesalkan. Sebab tidak sedikit rakyat yang ingin tahu tentang arah negeri ini akan dibawa lima tahun ke depan.

Tidak hanya rakyat, dua mantan presiden juga pernah menanyakan mengenai visi-misi kedua pasangan calon presiden. Mereka adalah Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“KPU batal fasilitasi pemaparan visi-misi capres cawapres. Padahal rakyat, bahkan Bu Mega & Pak SBY pun, pertanyakan visi-misi capres dan cawapres,” ujar Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Hidayat Nur Wahid, Sabtu (5/1).

Seharusnya, sambung Hidayat, KPU merespon positif harapan masyarakat tersebut dengan melanjutkan penyampaian visi misi pada tanggal 9 Januari mendatang.

“Tidak malah menambah kesan publik tentang KPU yang makin tak netral seperti ini,” pungkas wakil ketua MPR itu.

Pada pertengahan November lalu, Megawati dan SBY secara kompak menanyakan mengenai visi misi para capres.

Mega, kala itu mengaku belum pernah mendengar program-program yang akan dilakuka penantang Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

"Saya bilang kenapa di pihak sana tidak juga mengatakan program saya adalah ini, saya belum pernah dengar lho, apa yang akan dilakukan, menjalankan program seperti apa saya ndak tahu," ujar Megawati di kantor DPP PDIP, Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (15/11) lalu.

Sementara di hari yang sama, SBY melalui kicauannya menilai bahwa rakyat ingin mendengar solusi, kebijakan dan program yang akan dijalankan capres untuk Indonesia lima tahun ke depan.

“Kalau 'jabaran visi-misi' itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian,” kata ketua umum Demokrat itu. [ian]

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...