logo

10/01/19

Kubu Jokowi Seret Obor Rakyat ke Ranah Hukum Bila Fitnah Lagi

Kubu Jokowi Seret Obor Rakyat ke Ranah Hukum Bila Fitnah Lagi

NUSANEWS - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto merespons rencana Tabloid Obor Rakyat bakal terbit lagi pada bulan depan atau beberapa pekan sebelum hari pencoblosan Pilpres 2019.

Hasto menyatakan pihaknya akan kembali menyeret Obor Rakyat ke ranah hukum apabila lagi-lagi mengabarkan berita fitnah bagi Jokowi dan juga Ma'ruf Amin.

"Kalau nanti terbitannya fitnah, biarkan hukum yang bicara," kata Hasto di kawasan JiExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1).

Diketahui, kehadiran tabloid Obor Rakyat pada Pilpres 2014 dipersoalkan banyak pihak karena dianggap telah menyebar berita bohong.

Saat itu Setiyardi Budiono selaku Pemimpin Redaksi Setiyardi dan Darmawan Sepriyosa yang merupakan Redaktur Pelaksana dipolisikan karena diduga menebar fitnah terhadap Jokowi.

Melihat hal itu, Hasto menyatakan seharusnya Pemred Obor Rakyat dapat belajar dan sudah jera karena menerima hukuman penjara akibat menerbitkan berita hoaks.

"Seharusnya proses pengadilan sebelumnya kemudian dihukum, ini menghasilkan efek jera," kata dia.

Lebih lanjut, Hasto merasa yakin bahwa banyaknya kabar hoaks yang diarahkan kepada Jokowi tak memiliki dampak bagi kepercayaan rakyat.

Ia menyatakan simpati masyarakat bakal meningkat ketika Jokowi diterpa berbagai kabar bohong di Pilpres kali ini.

"Ini yang harusnya diingatkan karena fitnah yang dilakukan pada Jokowi terbukti tidak diterima rakyat. Semakin banyak fitnah dilakukan, saya yakin rakyat tidak terpengaruh," ungkapnya.

Terpisah, Juru Bicara TKN, Irma Suryani Chaniago mengimbau bagi masyarakat maupun pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk mewaspadai kehadiran Tabloid Obor Rakyat.

Ia mewanti-wanti agar para pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk melaporkan tabloid tersebut bila kembali memproduksi berita hoaks.

"Semua pihak harus mengawal dan melaporkan jika yang bersangkuta kembali beraktivitas hoaks," jata Irma kepada CNNIndonesia.com lewat pesan singkat, Kamis (10/1).

Diketahui, Tabloid Obor Rakyat berencana akan mendaftarkan diri menjadi badan hukum. Tak hanya itu, tim Obor Rakyat juga sedang menentukan lokasi kantor untuk dijadikan tempat memproduksi berita.

Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Budiono mengklaim masyarakat banyak yang menunggu Obor Rakyat terbit kembali. Dia memastikan bakal meningkatkan kredibilitas berita Obor Rakyat.

"Jika kami tidak kredibel, kami ditinggalkan pembaca. Tetapi buktinya kan Obor Rakyat banyak yang nunggu," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/1).

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...