logo

08/01/19

JK: Visi Misi Capres Harusnya Disampaikan Sejak Awal, Lalu Debat

JK: Visi Misi Capres Harusnya Disampaikan Sejak Awal, Lalu Debat

NUSANEWS - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai visi dan misi pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019 tidak disampaikan pasangan calon dalam 3 bulan masa kampanye yang sudah berjalan. Menurut JK, mestinya visi dan misi telah disampaikan sejak awal.

"Visi misi itu kan biasanya tidak jauh beda-beda, karena dibikin oleh ahli-ahli. Ahli-ahli dari (timnya), itu mestinya sejak awal disampaikan supaya orang debatnya pada visi misi itu," ujar JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).

Karena visi misi yang belum disampaikan, akhirnya masa kampanye yang sudah berjalan sejak 23 September 2019 lalu diisi pada hal-hal yang bukan seputar visi misi.

"Karena tidak ada bahan perdebatan maka macam-macam lah yang dibuat isunya. Karena tidak ada sesuatu bahan yang bisa dikritik. Yang dikritik akhirnya prilaku, apa lah, kejadian sehari-hari (dari paslon)," kata JK.

JK lalu menyebut masa kampanye sudah berjalan belum diiai untuk penyampaian visi misi. "Bukan kurang, (tapi) tidak (sampaikan visi misi)," tuturnya.

JK menilai masa kampanye memang akan melalui tahapan agar para calon dikenal, disukai, dan dipilih. Menurut JK, capres-cawapres saat ini baru pada tahap dikenal oleh rakyat.

Walaupun tentu incumbent Pak Presiden Jokowi itu dikenal, tapi yang lain-lainnya kan perlu dikenalkan lebih jauh lagi. Dikenal, disukai, dipilih. Nah kalau sudah dikenal maka harus menonjolkan kemampuan supaya disukai. Jadi kalau tidak ada, semua dibikinkan (visi misi), jadi bagaimana orang mengatakan saya suka dia karena yang bersangkutan pintar," ungkapnya.

"Visi misi kan punyanya (pasangan capres-cawapres), visi misi dari calon A,B. Tidak pernah mengatakan 'visi misi daripada tim sukses adalah (sebagai berikut)'," imbuhnya

Sebagai Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf, JK pun mengatakan mestinya visi-misi langsung disampaikan sendiri oleh Jokowi-Ma'ruf.

"Ya mestinya (disampaikan sendiri oleh Jokowi-Ma'ruf), karena itu nanti dia harus pertanggung jawabkan," tuturnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...