logo

09/01/19

Fadli Zon Nilai Survei Jokowi Turun Karena Hidup Rakyat Makin Susah

Fadli Zon Nilai Survei Jokowi Turun Karena Hidup Rakyat Makin Susah

NUSANEWS - Tren survei Calon Presiden (capres) petahana Presiden Joko Widodo atau Jokowi semakin menurun. Hal itu terlihat dari hasil survei indikator yang mencatat elektabilitas pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin turun sebesar 2,8 persen jika dibandingkan September ke Desember.

Hasil survei itu diamini oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Kata dia, memang saat ini tren survei Jokowi-Ma'ruf menurun.

"Memang trennya menurun," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1).

Fadli mengungkap, beberapa alasan penyebab tren survei itu menurun. Kata dia, semua itu terjadi karena banyaknya kepalsuan dari deretan klaim prestasi kinerja pemerintah.

"Rakyat semakin hidupnya susah, cari perkerjaan susah dan penguasaan asing terhadap sektor-sektor strategis makin kuat. Utang juga bertambah," ungkapnya.

"Jadi banyak kepalsuan di dalam klaim-klaim pemerintah ini. Itu yang dirasakan masyarakat saya kira masyarakat ini ingin pemimpin yang otentik bukan pemimpin yang palsu," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pasangam capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mengalami naik turun suara dalam tiga bulan terakhir dari bulan September, Oktober, dan Desember 2018.

Berdasarkan datanya di bulan September, Jokowi-Ma'ruf meraih 57,7 persen, kemudian menurun di bulan Oktober 53 persen, dan naik lagi di bulan Desember. Sedangkan Prabowo-Sandiaga, di bulan September 32,3 persen, kemudian menurun di Oktober sekitar 30 persen. Di Desember menguat 34,8 persen.

Sehingga apabila dihitung dari September sampai Desember, maka Jokowi-Ma'ruf turun 2,8 persen. Sementara persaingnya, Prabowo-Sandiaga naik 2,5 persen.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...