logo

22/01/19

Cash! Koruptor Shelter Tsunami Banten Balikin Duit Korupsi Rp 4,6 M

Cash! Koruptor Shelter Tsunami Banten Balikin Duit Korupsi Rp 4,6 M

NUSANEWS - Terpidana korupsi shelter Tsunami di Labuan Takwin Ali Muchtar menyerahkan uang kerugian negara Rp 4,687 miliar. Uang ini diserahkan Ali ke Kejari Serang secara tunai alias cash!

Kajari Serang Azhari mengatakan, terpidana Takwin merupakan direktur PT Tidar Sejahtera selaku pelaksana proyek shelter Labuan senilai 18,232 miliar tahun 2014 di Kementerian PUPR. Perkara ini telah diputus oleh PN Serang dan telah memperoleh kekuatan hukum tepat pada 28 Juni 2018.

Ia divonis hakim pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Selain itu, ia juga divonis pidana tambahan denda 4,716 miliar. Di vonis, uang Rp 28 juta dari deposit PT Tidar juga dirampas untuk negara untuk diperhitungkan menutup uang pengganti.

Selama proses persidangan, Takwin katanya telah menyerahkan beberapa sertifikat bidang tanah beserta appraisal kepada Kejaksaan Negeri Serang untuk menutupi uang pengganti. Dan pada Jumat (18/1) telah membayar uang pengganti untuk diserahkan ke kas negara.

"Terpidana Takwin telah membayar uang pengganti Rp 4,687 miliar yang telah dikurangi barang bukti uang Rp 28 juta. Oleh karena itu, terpidana telah melunasi uang pengganti tersebut," kata Azhari kepada wartawan di Kejari Serang, Jl Serang-Pandeglang, Banten, Selasa (22/1/2019).

Shelter Tsunami di Labuan, Banten yang dikorupsi Foto: arief/detikcom

Kasus shelter tsunami Labuan menjerat 3 orang terpidana. Selain Takwin, terpidana lain yaitu Ahmad Gunawan dari pejabat Kementerian PUPR dan Wiarso Joko dari Projek Manager PT Tidar Sejahtera. Keduanya divonis 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...