logo

21/01/19

Beredar Video Bentrokan Ambon-LSM Merah Putih, Ini Kata Polisi

Beredar Video Bentrokan Ambon-LSM Merah Putih, Ini Kata Polisi

NUSANEWS - Pesan berantai (broadcast) yang mengabarkan akan adanya bentrokan susulan antara kelompok warga Ambon dengan LSM Merah Putih di Ciawi dipastikan hoax.

Hal itu ditegaskan langsung Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena saat dikonfirmasi PojokSatu.id.

Ita menyatakan, kondisi di wilayah Kecamatan Ciawi hingga Simpang Gadog masih kondusif dan tak ada bentrokan seperti yang dikabarkan di media sosial.

“Hoax, enggak ada apa-apa di lapangan, tadi sudah i konfirmasi ke Polsek Ciawi,” tegas Ita, (21/01/2019).

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat tak mudah percaya informasi melalui media sosial yang belum tentu kebenarannya.

Lebih lanjut, Ita pun mengimbau masyarakat untuk tidak resah dan terpancing.

“Di langan kondusif. Enggak ada apa-apa. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Ita.

Broadcast kabar bakal adanya ‘perang’ lanjutan itu sendiri sudah beredar sejak Senin (21/1) pagi.

Dikabarkan, bahwa akan terjadi bentrokan susulan antara kelompok warga Ambon dengan LSM Merah Putih.

“Assalamualaikum, rekan grouf pbr, tlong di share ‘ ada info hari ini akan ada perang antara ambon dan lsm merah putih,” demikian bunyi kabar tersebut, Senin (21/1/2019).

Disebutkan pula, bahwa lokasi yang akan dijadikan ‘perang’ itu tak jauh dari lokasi bentrokan sebelumnya.

“Lokasi lampu merah Ciawi Gadog hingga Pasar Ciawi,” lanjut kabar tersebut.

Sementara, bentrok susulan itu diduga merupakan buntut dari bentrokan yang dipicu pengeroyokan terhadap dept collentor.

Dikabarkan pula, sudah ada sejumlah kelompok yang berangkat Ciawi.

“Menurut info sudah siap siap berangkat ke Ciawi kurang lebih 12 mobil, di khawatirkan jadi perang suku,” jelas kabar itu.

“Mhon untuk rekan supaya menghindari lokasi tersebut, semoga bermanfaat,” demikian tutup pernyataan yang beredar itu.

Menyusul brodcast tersebut, beredar pula video bentrokan antara dua kelompok massa yang saling berhadapan di sisi jalan raya.

Diduga, video itu direkam oleh seorang warga yang kebetulan berada di lokasi.

“Yaa Allah, astaghfirullah,” ujar suara seorang perempuan yang diduga merekam video tersebut.

Dalam video berdurasi 31 detik itu, tampak dua kelompok massa membawa berbagai senjata seperti kayu dan saling lempar batu.

Tak hanya itu, suasana pun cukup mencekam. Terdengar beberapa kali tembakan peringatan polisi.

Namun, tambakan peringatan itu sama sekali tak digubris oleh kedua kelompok massa.

Seorang polisi berseragam pun tampak berusaha memisahkan kedua kelompok massa yang bertindak brutal.

Kedua kelompok massa masih terus melakukan aksi saling serang.

“Terjadi tawuran antar orang Ambon dan warga, saya tidak tahu kronologisnya seperti apa,” tutur sang perekam.


SUMBER © NUSANEWS.ID
DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

Komentar Pembaca

loading...