logo

03/12/18

Tonton Blak-blakan Cak Nanto, Ketua Pemuda Muhammadiyah Titipan Istana?

Tonton Blak-blakan Cak Nanto, Ketua Pemuda Muhammadiyah Titipan Istana?

NUSANEWS - Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII yang berakhir Rabu (28/11), memilih Sunanto alias Cak Nanto sebagai Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, 2018-2022. Dia meraih 590 suara, melampauai dua rival beratnya, Ahmad Fanani (266) dan Ahmad Labib (292).

Rupanya Muktamar itu menyisakan cerita di balik panasnya perebutan pemilihan ketua umum Pemuda Muhammadiyah. Hal ini tak lepas dari manuver mantan Ketua PP Muhammadiyah Prof Amien Rais Dia yang hadir di sebuah hotel di Yogyakarta bersama Ketua Pemuda Muhammadiyah, 2014-2018, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyokong Ahmad Fanani.

Sebaliknya, Sunanto atau Cak Nanto, disebut sebagai kandidat titipan istana lewat pihak-pihak tertentu. Benarkah?

"Kalau benar begitu, tentu saya sudah menyatakan sikap untuk mendukung," sergah Cak Nanto kepada detik.com, Jumat malam (30/11).

Ia kembali menegaskan dirinya sebagai Ketua Umum tak dapat mengarahkan aspirasi politik anggotanya. Juga tak pernah berniat mengarahkan organisasi yang dipimpinnya untuk berpolitik praktis dengan menjadi pendukung salah satu kandidat.

"Saya sudah lama menjaga diri untuk independen. Saya bukan orang yang bisa diatur-atur, tapi saya siap diajak bekerja sama untuk membangun negara ini," ujar lelaki kelahiran Sumenep, Madura pada 24 September 1980 itu menegaskan.

Pada bagia lain, Cak Nanto juga berbicara soal kasus Dana Kemah yang menyeret mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil, dan kolega sekaligus pesaingnya, Ahmad Fanani. Dia berharap agar semua pihak menyikapi kasus tersebut secara proporsional dengan menjunjung asa praduga tak bersalah dan menyerahkan kepada polisi untuk bekerja profesional.

"Kalau ini kriminalisasi, maka kami akan melawannya. Tapi saya juga berharap tidak ada pendelegitimasian terhadap proses hukum yang berjalan. Sebaiknya ya dihadapi saja prosesnya," kata Cak Nanto.

Lantas, apa sebetulnya yang membuat Cak Nanto terpilih dengan suara cukup telak? Akan dibawa ormas ini ke depan? Seperti apa hubungan Cak Nanto dengan para sesepuh Muhammadiyah seperti Haedar Nasir, Amien Rais, dan Buya Syafii Maarif? Benarkah dia pernah mengidolakan Amien Rais? Simak selengkapnya dalam Blak-blakan yang akan tayang, Senin, 3 Desember 2018, pukul 11.00 WIB. Jangan lewatkan!


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...