logo

20/12/18

Terungkap 3 Penyebab Tingginya Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul

Terungkap 3 Penyebab Tingginya Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul

NUSANEWS - Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Anang Prastawa mengatakan angka bunuh diri di Gunungkidul masih tinggi. Selain gantung diri, beberapa korban mengakhiri hidup dengan menenggak racun serangga dan menjeburkan diri ke sumur dan laut.

“Semua disebabkan karena depresi. Ada yang depresi lantaran penyakit menahun, ada yang depresi karena himpitan ekonomi ada pula karena asmara,” kata Anang.

Diungkapkannya, untuk wilayah terjadinya kasus bunuh diri dapat dikatakan menyebar di seluruh kecamatan. Namun dari data, pihaknya mencatat ada tiga kecamatan yang menempati urutan teratas.

“Tepus paling banyak dengan enam kasus kemudian Playen dan Semin dengan empat kasus. Tapi rata-rata setiap kecamatan ada,” terang Anang.

Sekadar informasi, hingga Minggu ketiga Desember tercatat 29 orang nekat mengakhiri hidupnya. Kendati demikian jumlah tersebut masih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2016 terjadi 30 kasus bunuh diri dan pada 2017 mencapai 33 kasus bunuh diri.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...