logo

08/12/18

Soal Penangkapan Bos Huawei, Ini Respons Sri Mulyani

Soal Penangkapan Bos Huawei, Ini Respons Sri Mulyani

NUSANEWS -  Chief Financial Officer Huawei (CFO) Technologies, Meng Wangzhou ditangkap oleh pihak berwajib di Kanada. Penangkapan itu dilakukan karena permintaan Amerika Serikat (AS) atas dugaan pelanggaraan yang dilakukan oleh Huawei. Selanjutnya, Meng akan diekstradisi ke AS karena dianggap melakukan pelanggaran oleh Negeri Paman Sam.

Padahal, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) belum lama ini sepakat untuk melakukan gencatan perdagangan.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai gejolak dari global kerap berubah-ubah. Ia tidak bisa memprediksi apakah kedepannya hubungan antara dua negara ekonomi tekuat yakni AS dan Tiongkok bisa kembali mesra.

“Pertama kita melihat mungkin tatanan global ini akan terus berkembang, kita belum tahu dan tidak tahu pada saat ini apakah hubungan Amerika RRT akan semakin baik,” ujarnya di Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (7/12) malam.

“Dengan kata lain kedua pihak akan saling mengedepankan pentingnya menjaga stabilitas, tidak hanya di dua negara itu, tapi karena dua negara ini adalah negara yang memiliki size ekonomi sangat besar terhadap dunia, maka apapun yang akan dilakukan akan berdampak spill over,” sambungnya.

Ia berharap, hubungan kedua negara tidak semakin memanas. Apalagi, perseteruan keduanya cukup memberi dampak bagi perekonomian secara keseluruhan.

“Jadi semua dimensi, mulai dari perdagangan, ekonomi, keamanan itu kita berharap menciptakan lingkungan yang lebih pasti dan lingkungan yang lebih aman, dan adil tentunya saya berharap adanya satu fair treat kita berharap itu bisa dijalankan sesuai dengan kesepakatan,” kata dia.

Oleh karena itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini akan tetap menghormati keputusan dari kedua negara. Namun, Indonesia juga akan menyampaikan aspirasinya demi kepentingan nasional.

“Kita menghormati saja, namun kita juga akan menyampaikan aspirasi seluruh dunia bahwa kedua negara tersebut akan menyepakati hal hal yg positif,” pungkasnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...