logo

03/12/18

Soal Divestasi Freeport, Jokowi: Duitnya Sudah Ada, Tinggal Bayar Saja

Soal Divestasi Freeport, Jokowi: Duitnya Sudah Ada, Tinggal Bayar Saja

NUSANEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempercepat pelaksanaan divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI). Oleh karenanya, Kementerian dan Lembaga (K/L) didorong untuk menyelesaikan proses divestasi ini sebelum 2018 berakhir.

Jokowi mengatakan, proses pengambilalihan saham PTFI sebanyak 51 persen tersebut tinggal proses pembayaran. Menurut dia, dana yang akan digunakan sudah diberikan ke induk holding tambang PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) (Inalum).

"Nanti tinggal bayarnya aja. Tanyakan ke kementerian, duitnya sudah ada," ujarnya dalam acara CEO Networking 2018 di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Menurut dia, proses divestasi ini akan segera rampung hanya menunggu proses pembayarannya. Pasalnya, tahapan-tahapan seperti head of agreement (HoA) sudah dilakukan kedua belah pihak.

"Ya kan sudah yang jelas sudah HoA sudah Sale and Purchase Agreement juga sudah," kata dia.

Jokowi sebelumnya meminta agar akuisisi saham mayoritas di PTFI bisa tuntas pada akhir tahun ini. Permintaan itu disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) bersama para menteri Kabinet Indonesia Kerja.

Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan soal perkembangan divestasi 51 persen saham PTFI. Beberapa hal yang sudah dituntaskan dalam aksi korporasi tersebut yaitu Divestment Agreement, Sales and Purchase Agreement, dan Subscription Agreement.

“Saya juga mengikuti bahwa ada beberapa tahap lanjutan yang masih perlu penyelesaian yang perlu dipercepat,” kata Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, dikutip dari lamanSekretariat Kabinet, Kamis (29/11/2018).

Beberapa tahapan yang perlu segera dituntaskan antara lain penyelesaian isu lingkungan, masalah limbah, masalah tailing. Selain itu, ada pula isu perubahan Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), kepemilikan saham pemerintah daerah, masalah pajak, royalti, dan stabilitas investasi.

“Saya minta semua tahapan proses divestasi itu bisa diselesaikan dan sudah final kita harapkan sebelum akhir tahun 2018 ini, semuanya rampung,” ucap dia.

Mantan Wali Kota Solo itu menyebut, proses divestasi PTFI merupakan langkah besar untuk mengembalikan mayoritas kepemilikan sumber daya alam strategis ke pangkuan ibu Pertiwi.

“Akan kita gunakan sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, utamanya rakyat Papua,” kata Jokowi.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...