logo

03/12/18

Rohadi Ingin RS Pribadi Miliknya Bisa Bermanfaat bagi Masyarakat

Rohadi Ingin RS Pribadi Miliknya Bisa Bermanfaat bagi Masyarakat

NUSANEWS - Mantan panitera PN Jakut yang ditangkap KPK dalam kasus suap perkara Syaiful Jamil pada tahun 2016 lalu, kini menjadi masih menjalani masa tahanan di Lapas Sukamiskin.

Saat berbincang di Lapas Sukamiskin, Rohadi menyatakan keinginan agar RS pribadi miliknya yang disita KPK diaktifkan bukan berdasarkan keinginannya.

“Itu RS bisa untuk kepentingan masyarakat di Cikedung, Haurgeulis bisa melakukan pemeriksaan kesehatan, membuat mereka sehat dan bisa ada faedahnya,” jelas Rohadi, senin (3/12).

Rohadi berharap, usulan dari warga dan dirinya pribadi ke pemerintah bisa didengar.

“Saya mengirim surat ke Presiden Jokowi, perihal RS tersebut untuk rakyat, bangsa dan negara. Cuma itu kok tujuan saya ga ada yang lain,” paparnya.

Dengan disitanya RS di Cikedung oleh KPK, kini bangunan RS tesebut sudah mulai lapuk.

“Sejak saya ditangkap KPK, bangunan RS kosong, tak ada aktifitas. Ada orang yang bekerja terpaksa di PHK. Seharusnya pemerintah melihat kesana, jangan melihat Rohadinya,” terangnya.

Rohadi mengakui, dan meminta maaf atas perbuatannya melakukan korupsi.

“Dengan mengembalikan aset hasil korupsi bagi kepentingan warga, saya minta maaf atas apa yang saya perbuat,” terangnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...