logo

03/12/18

Reuni 212 Massa Potensial Pemilih Prabowo, tapi Jokowi Bisa Bikin Hancur Pakai Serangan Ini

Reuni 212 Massa Potensial Pemilih Prabowo, tapi Jokowi Bisa Bikin Hancur Pakai Serangan Ini

NUSANEWS - Aksi Reuni 212 tak bisa dipungkiri merupakan gerakan politik anti pemerintah di atas latar belakang apapun baik agama maupun sosial.

Gerakan Aksi 212 yang jumlah massanya disebut mencapai 8 juta hingga 10 juta orang itu bisa menjadi ancaman bagi capres Jokowi-Ma’ruf.

Seperti diketahui, ada dua kutub calon presiden yang berhadapan pada pilpre kali ini dan akan sangat jelas terlihat pro dan kontranya.

Maka jika Aksi 212 ini menjadi data mentah bagi pemilih Prabowo-Sandi, makan angka pemilih delapan hingga 10 juta sudah ada di tangan paslon nomor 02 itu.

“Yang jelas sangat menguntungkan Prabowo. Dan merugikan Jokowi. Karena kita tahu, di situ Prabowo hadir. Dan diperdengarkan video dari HRS (Habib Rizieq Shihab) untuk mengganti presiden di 2019. Setiap gerakan anti pemerintah tentu akan menjadi ancaman bagi Jokowi-Ma’ruf,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin dilansir Rmol, Senin (3/12/2018).

Sementara Jokowi-Ma’ruf sendiri dalam beberapa survei disebut masih mengungguli elektabilitas dari pasangan Prabowo-Sandi.

Hanya saja dikatakan tidak ada peningkatan signifakan dari elektoral Jokowi atau stagnan, sedangkan Prabowo terus mengalami peningkatan.

Maka jika Prabowo-Sandi terus mengelola lumbung suara dengan basis aksi 212 ini sambil terus merebut swing voters, boleh jadi Jokowi akan tumbang.

Itu bisa terjadi, jika Jokowi merasa tidak membutuhkan massa potensial dan mengabaikan strategi merangkul suara lawan.

Beberapa tokoh seberang yang sudah meloncat dinilai masih belum bisa membantu elektabilitas Jokowi. Sebut saja Yusril Ihza Mahendra, Kapitra Ampera, TGB Zainul Majdi, bahkan sekelas cawapres yang sudah digenggam Jokowi, KH Ma’ruf Amin, masih diragukan mengerek suara massanya, dalam hal ini suara nahdliyin.

Satu-satunya jalan yang bisa ditempuh adalah tidak lagi merangkul tokoh kunci pendukung lawan, karena itu sudah hampir mustahil. Tapi membuat Prabowo-Sandi mengecewakan, itu paling mungkin.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...