logo

03/12/18

Retribusi Parkir Tepi Jalan Umum Medan Diduga Bocor, Realisasi Tak sampai 50 Persen

Retribusi Parkir Tepi Jalan Umum Medan Diduga Bocor, Realisasi Tak sampai 50 Persen

NUSANEWS - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan APBD (R-APBD) Medan 2019 mencurigai uang retribusi parkir tepi jalan umum yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Medan bocor atau menguap entah kemana.

Pasalnya, target retribusi parkir selama ini tidak pernah mampu direalisasikan oleh Dishub Medan.

Ketua Pansus R-APBD Medan 2019, Ilhamsyah mengatakan, pendapatan retribusi parkir tepi jalan umum tahun 2018 sangat jauh dari target yang ditetapkan sebesar Rp43 miliar. Pendapatan yang diperoleh pada tahun lalu dari sektor ini hanya mencapi Rp13 miliar.

“Aneh memang, kenapa target parkir tepi jalan umum tidak tercapai. Kita curigai uang retribusi parkir mengalir atau menguap kemana-mana dan ada yang diuntungkan,” ungkap Ilhamsyah baru-baru ini.

Disebutkan Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan itu, perputaran jumlah kendaraan di Kota Medan baik roda dua maupun roda empat mencapai 1,2 juta. Kalau 10 persen saja yang parkir, berarti 120 ribu kendaraan. Misalnya, ketika satu kendaraan membayar Rp1.000 untuk parkir maka satu hari terkumpul Rp120 juta, sebulan Rp3,6 miliar dan setahun bisa Rp43,2 miliar. “Angka itu baru potensi minimal yang dihitung. Jadi, sangat aneh kenapa bisa target tahun 2018 ini tidak tercapai,” bebernya.

Menurut Ilhamsyah, berdasarkan laporan Dishub Medan ada 635 titik yang dikeluarkan SPT (surat perintah tugas) pengutipan parkir tepi jalan umum. Sedangkan untuk 2019, diproyeksikan bakal ada penambahan menjadi 800 SPT.

“Kenapa target tidak tercapai, ini patut dipertanyakan? Kami (Pansus R-APBD 2019) sudah minta data daerah mana yang potensi minim dan lainnya. Maka dari itu, tahun 2019 target parkir tepi jalan umum naik Rp5 miliar menjadi Rp48 miliar,” sebutnya.

Diutarakan dia, diyakini target pendapatan retribusi sebesar Rp48 miliar setahun dapat direalisasikan. Hal ini apabila Dishub Medan berkomitmen untuk memaksimalkan potensi retribusi parkir yang selama ini justru dinikmati pihak yang tidak bertanggung jawab. “Dishub Medan diminta secara serius menangani retribusi parkir dari sektor itu,” tukasnya.

Sementara, Kepala Dishub Medan Renward Parapat belum berhasil diminta tanggapannya. Ketika dikonfirmasi via selulernya tak memberikan jawaban.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...