logo

02/12/18

Rekaman CCTV Ungkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Boyolali

Rekaman CCTV Ungkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Boyolali

NUSANEWS - Pelaku pembunuhan perempuan muda yang ditemukan tewas di sebuah ladang di Boyolali berhasil ditangkap. Kasus ini terungkap berkat rekaman CCTV di tempat kos korban.

Korban, Eka Rakhma Apriliyanti adalah warga Kabupaten Magelang yang bekerja sebagai kasir sebuah toko bangunan di Boyolali. Korban ditemukan di tengah ladang di Dukuh Banjarsari, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali tadi pagi.

Pelaku ditangkap petugas sekitar pukul 14.00 WIB. Pelaku yakni Fajar Sigit Santoso (25) warga Dukuh Waru, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

"Dari hasil olah TKP, kemudian dari informasi yang didapat dari masyarakat terhadap kejadian ini, kita dapat menyusuri, mengembangkan terhadap terduga pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto, Minggu (2/12/2018).

Cepatnya ungkap kasus ini, lanjut dia, juga terbantu dengan adanya rekaman kamera CCTV di tempat kos korban. Dari rekaman CCTV tersebut tergambar siapa orang yang menjemput korban.

"Rekaman CCTV inilah yang ikut membantu kami. Kami bisa menemukan alamat kosnya (korban), disana tergambar siapa yang menjemput korban. Dari situ kita bisa mengetahui nomor polisi kendaraan, kita kembangkan akhirnya mengarah ke pelaku," katanya.

"Disitu juga tergambar orangnya seperti apa yang menjemput, menggunakan jaket apa, helm apa. Nah saat ini alhamdulillah berhasil," ungkap Willy.

Korban ditemukan tadi pagi tergeletak di ladang warga di wilayah Dukuh Banjarsari, Kelurahan Kemisi, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Lokasi penemuan korban cukup sepi dan jauh dari pemukiman penduduk. Ditengah area ladang antara Dukuh Banjarsari, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo dengan Dukuh Ngemplak, Desa Purporenggo, Kecamatan Musuk, Boyolali.

Identitas korban akhirnya diketahui bernama Eka Rakhma Apriliyanti Ifada (24) warga Ngadigunung, Windusari, Magelang. Korban di Boyolali bekerja sebagai kasir disebuah toko bangunan, Kartika Steel di Boyolali.

Korban kali pertama ditemukan oleh Sunardi, warga Dukuh Banjarsari, Kelurahan Kemiri sekitar pukul 05.30 WIB. Pagi itu Nardi hendak pergi ke ladangnya di dekat lokasi penemuan untuk memupuk tanamannya.

Namun dia tak berani mendekat dan sempat mengira orang gila atau sedang tidur di tempat tersebut. Tetapi hingga memupuk selesai, korban belum bangun. Lalu dia memanggil Sugiyanto yang sedang membajak ladangnya disekitar lokasi. Setelah dicek Sugiyanto, ternyata korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...