logo

06/12/18

PPI Bedah Kontribusi Jokowi di Sektor Pemberantasan Korupsi

PPI Bedah Kontribusi Jokowi di Sektor Pemberantasan Korupsi

NUSANEWS - Poros Pemuda Indonesia (PPI) memperingati Hari Anti Korupsi dengan membedah kontribusi Presiden RI Jokowi di sektor pemberantasan korupsi di Warkop Cappo, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Kamis (6/11/2018).

Diskusi yang dihadiri oleh sejumlah elemen mahasiswa ini mengangkat tema ‘Tidak ada ruang bagi koruptor selama masa pemerintahan Jokowi’ dan menghadirkan 4 narasumber.

Mereka adalah ketua Jaman Sulsel Risfayanti Muin, Politikus PDIP Suleel Khaeruddin Nurman, Politikus Golkar Sulsel Usman, dan Advokasi Indonesia Muda Beni Iskandar.

Dalam kesempatan tersebut, Risfayanti Muin melihat, Presiden Jokowi sangat berkomitmen dalam agenda pemberentasan korupsi. Tisfayanti bahkan mengklaim jika Jokowi adalah yang paling terdepan dari semua deretan Presiden RI terkait pemberantasan korupsi.

“Empat tahun pemerintahan jokowi yg dilakukan dalam pemberantasan korupsi adalah membuat sistem ,orang yang berniat melakukan korupsi itu Tidak terjadi. Pak Jokowi melakukan sistem E Budgeting transparansi publik untuk mengawal komitmen Jokowi dalam memberantas korupsi,” beber Risfayanti.

Sementara itu, Politikus PDIP Sulsel Haeruddin Nurman menyebutkan, dari beberapa Rezim yang ada di Indonesia, hanya Jokowi yang paling fantastis untuk mengembalikan uang negara dari hasil korupsi dan pengmplangan pajak pelaku korupsi.

“Ketika kita berbicara rezim tentu kita mengambil perbandingan antara rezim ke rezim,mulai dari Soekarno hingga SBY, korupsi itu seperti apa. Jika kita mengambil kesimpulan, saya kira di rezim pemerintah Jokowilah yang paling pantastis dalam penanganan korupsi dan menyelamatkan uang negara yang cukup besar,” ungkap Elu, sapaanya.

“Beliau mampu menutupi segala kebocoran anggaran, hampir tidak ada keluarga Jokowi yg terlibat dalam skandal korupsi,” sambung Elu.

Di sisi lain politisi Golkar Sulsel Usman Sofyan menuturkan, negara tidak boleh lemah tentang pemberantasan korupsi, keberhasilan pemerintah tidak dilihat dari sejauh mana penanganan korupsi, Jokowi punya political Will dalam penanganan korupsi.

“Bagi kami di partai Golkar,menyatakan bahwa partai Golkar lah yg mendeklarasikan diri dukung Jokowi, partai Golkar punya prinsip yg sama dgn Jokowi, Golkar terdepan dalam pemberantasan korupsi,” tutup Usman Sofyan.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...