logo

05/12/18

Mortir Raksasa Ditemukan Dekat Perumahan Jokowi, Segini Daya Ledaknya

Mortir Raksasa Ditemukan Dekat Perumahan Jokowi, Segini Daya Ledaknya

NUSANEWS - Mortir raksasa ditemukan tak jauh dari Perumahan Jokowi di Jalan AW Syahranie, Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Perumahan ini merupakan realisasi dari program 1 juta rumah yang dicanangkan Presiden Jokowi, sehingga sering disebut Perumahan Jokowi.

Mortir raksasa yang ditemukan di dekat perumahan ini memiliki panjang 180 sentimeter (cm), diameter 90 cm, dan ujung atas 45 cm.

Mortir berukuran besar itu ditemukan seorang warga Sangatta Utara, Handoko (35) pada 9 November 2018 lalu. Mortir itu ditemukan di dalam tanah saat Handoko menggarap lahan. Kondisinya sudah berkarat. Kini mortir tersebut masih terus diidentifikasi.

Danrem 091/Aji Surya Natakesuma Brigjen TNI Irham Waroihan mengatakan, saat ini mortir tersebut sudah ditinjau dan dalam masa pengkajian. Tujuannya mengidentifikasi sebelum dilakukan tindakan.

“Untuk penanganan sudah ada dan harus sesuai SOP-nya. Ada satuan kami nanti yang akan mengecek, apakah diangkat atau diledakkan di tempat,” kata Surya dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group/Pojoksatu.id), Rabu (5/12).

Meski ukurannya sangat besar, Irham Waroihan memastikan daya ledak mortir itu kecil dan tidak akan memengaruhi warga sekitar.

Mortir itu akan dimusnahkan jika timnya sudah memastikan kondisi mortir benar-benar aman. Hal ini segera dilakukan penindakan dalam waktu dekat.

“Daya ledaknya kecil atau low explosive. Sekarang masih terus diteliti, sudah tidak aktif,” paparnya.

Disebutkan, adanya penemuan mortir yang sempat menghebohkan warga terus dipelajari. Jika tidak mungkin diledakkan di tempat, rencana selanjutnya ialah pemindahan ke lahan strategis untuk diledakkan di lokasi dimaksud.

“Bergantung hasil penelitian teman-teman nanti. Kalau memungkinkan diledakkan di tempat itu akan dilanjutkan. Jika memang bahaya, kami akan menyelesaikannya dengan cara lain,” imbuhnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...